Agit Kabayel Terima Tantangan Filip Hrgovic Untuk Duel Unifikasi
Agit Kabayel menganggap duel melawan Hrgovic sebagai pertarungan paling menarik karena mempertemukan dua juara Eropa dari Jerman dan Kroasia. (Foto: Fight TV)
Agit Kabayel menyambut tantangan Filip Hrgovic untuk bertarung dalam duel unifikasi kelas berat setelah petinju Kroasia itu menghentikan Moses Itauma dan merebut gelar IBF.
Hrgovic membalikkan keadaan saat menghadapi Itauma di O2 Arena, London.
Setelah tertinggal hampir sepanjang pertarungan, Hrgovic mampu memanfaatkan kelelahan lawannya dan menghentikan Itauma pada ronde kesembilan untuk merebut sabuk IBF.
Hrgovic selanjutnya diwajibkan menghadapi penantang wajib IBF, Frank Sanchez.
Namun, setelah kemenangan tersebut, Hrgovic langsung menyatakan keinginannya membayar kompensasi kepada Sanchez agar pertarungan itu dapat ditunda demi membuka jalan menuju duel unifikasi yang lebih besar.
Dua nama yang berada dalam daftar incaran Hrgovic adalah juara WBO Daniel Dubois dan juara WBC Agit Kabayel. Dubois merupakan satu-satunya petinju yang pernah mengalahkan Hrgovic, yakni pada 2024.
Dubois dan Kabayel berada di sisi ring saat Hrgovic menghadapi Itauma.
Dubois hadir untuk mengumumkan pertarungan ulang melawan Fabio Wardley pada 17 Oktober di venue yang sama, sedangkan Kabayel menyaksikan laga tersebut dengan perhatian terhadap kemungkinan lawan berikutnya.
Agit Kabayel mengaku tidak terkejut melihat Hrgovic mampu membalikkan keadaan.
Menurut petinju Jerman itu, pengalaman menjadi faktor penting karena Itauma mulai kehilangan tenaga setelah memasuki ronde ketujuh dan kedelapan.
"Saya ingin melihat apa yang tersisa dari Itauma setelah tujuh atau delapan ronde. Anda melihatnya sendiri. Dia sangat lelah," kata Kabayel kepada The Ring.
Kabayel sebelumnya memprediksi Itauma akan memenangkan pertarungan. Namun, ia melihat Hrgovic berada dalam kondisi fisik yang sangat baik selama pekan pertarungan setelah menjalani persiapan keras.
Menurut Kabayel, menghadapi petinju dengan pengalaman seperti Hrgovic menjadi tantangan yang terlalu besar bagi Itauma yang masih minim pengalaman bertarung dalam banyak ronde.
"Ya, jelas itu terlalu cepat. Menurut saya, ini dua atau tiga pertarungan terlalu dini baginya," ujar Kabayel.
Kabayel juga tidak tertarik mempertimbangkan banyak penantang lain yang kini mengincar gelarnya.
Ia justru menganggap duel melawan Hrgovic sebagai pertarungan paling menarik karena mempertemukan dua juara Eropa dari Jerman dan Kroasia.
"Saya tidak tertarik dengan petinju-petinju lain. Menurut saya, pertarungan yang lebih baik adalah Kabayel melawan Hrgovic," katanya.
Agit Kabayel (27-0, 19 KO) terakhir bertarung pada Januari ketika menghentikan Damian Knyba dalam tiga ronde di Oberhausen. Kemenangan itu melanjutkan rangkaian kemenangan KO atas Arslanbek Makhmudov, Frank Sanchez, dan Zhilei Zhang.
Pada Juni, Kabayel diangkat WBC dari status juara interim menjadi juara penuh setelah Oleksandr Usyk mengosongkan gelar IBF, WBA, dan WBC.
Artikel Tag: Filip Hrgovic, Agit Kabayel