AJ Dybantsa Pertimbangkan Masa Depan setelah BYU Tersingkir
AJ Dybantsa tampil gemilang versus Texas dengan mencetak 35 poin dan 10 rebound. (Foto: AP)
AJ Dybantsa menyatakan akan menentukan masa depannya dalam beberapa pekan ke depan setelah BYU tersingkir dari turnamen NCAA menyusul kekalahan 71-79 dari Texas, Kamis (19/3) waktu setempat.
Dalam laga yang kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya bersama BYU di level perguruan tinggi, Dybantsa tampil gemilang dengan mencetak 35 poin dan 10 rebound.
Penampilan itu membuat pemain anyar BYU tersebut menjadi freshman pertama yang mampu membukukan 35 poin dalam debutnya di turnamen bola basket putra NCAA.
Meski tampil dominan, performa Dybantsa belum cukup untuk menyelamatkan unggulan keenam BYU dari kekalahan atas Texas yang berstatus unggulan ke-11.
Seusai pertandingan, pemain yang diproyeksikan menjadi pilihan kedua NBA Draft 2026 itu mengatakan masih ingin berdiskusi dengan keluarga sebelum mengambil keputusan terkait langkah berikutnya dalam kariernya.
AJ Dybantsa mengaku sosok yang paling berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan tersebut adalah ibunya.
Ia menyebut sang ibu sebagai figur utama yang akan diajak berdiskusi sebelum memastikan apakah akan melanjutkan kiprah di kampus atau langsung menuju level profesional.
Sepanjang pertandingan melawan Texas, Dybantsa menjadi ancaman besar bagi pertahanan lawan. Ia mencetak 20 poin pada babak pertama dan terus merepotkan Texas hingga akhir laga.
Pelatih Texas Sean Miller bahkan mengakui timnya kesulitan menemukan cara untuk menghentikan permainan sang bintang muda.
Menurut Miller, fokus timnya adalah membatasi kesempatan lemparan bebas Dybantsa agar para pemain Texas tidak terjerat masalah foul.
Namun strategi itu tidak sepenuhnya berhasil karena Dybantsa tetap tampil sempurna dengan catatan 12 dari 12 lemparan bebas.
Secara keseluruhan musim ini, AJ Dybantsa membukukan rata-rata 25,3 poin dan 6,7 rebound per pertandingan untuk BYU.
Ia juga mencetak sedikitnya 20 poin dalam 28 pertandingan, sebuah catatan yang menempatkannya sebagai pemain dengan jumlah laga 20 poin terbanyak kedua dalam satu musim di sejarah BYU.
Juga, sekaligus kedua terbanyak dalam sejarah Big 12, hanya di belakang Kevin Durant yang mencatat 30 pertandingan pada musim 2006-2007.
Pelatih BYU Kevin Young mengatakan dirinya bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan Dybantsa.
Menurut dia, talenta yang ditunjukkan pemain muda itu dalam laga melawan Texas sudah memperlihatkan kualitas seorang pemain NBA.
Artikel Tag: NCAA, AJ Dybantsa