Kanal

Akane Yamaguchi Tak Menyesal Kalah Dari An Se Young di Kejuaraan Dunia

Penulis: Yusuf Efendi
27 Agu 2026, 21:50 WIB

Akane Yamaguchi-An Se Young/[Foto:AFP]

Akane Yamaguchi, pemain bulu tangkis putri terbaik Jepang yang kalah dari An Se Young di final Kejuaraan Dunia BWF, justru mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada An Se-young.

Akane Yamaguchi kembali ke Jepang pada tanggal 25 setelah menyelesaikan Kejuaraan Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026.

Yamaguchi, yang memenangkan medali perak di nomor tunggal putri pada turnamen ini, bertemu dengan wartawan setelah kembali ke rumah dan merenungkan kompetisi tersebut.

Menurut media Jepang Nippon Telenews, Yamaguchi menyatakan, "Saya masih merasa menerima hasil tersebut dan sekaligus menyesali kekalahan itu," menambahkan, "Kekalahan di final juga merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saya ingin bekerja keras untuk terus berkembang di masa depan."

Secara khusus, penilaiannya terhadap An Se-young, lawannya di final, menarik perhatian.

Akane Yamaguchi memberikan acungan jempol kepada An Se-young, menyebutnya sebagai "pemain yang sangat kuat" dan memujinya sebagai "pemain yang hampir selalu menang."

Dia menambahkan, "Saya pikir ini benar-benar sesuatu yang patut disyukuri bahwa ada pemain yang memungkinkan bahkan pemain seperti saya, yang telah mencapai sejauh ini, untuk terus menantang diri sendiri," menekankan, "Ini juga sangat baik bagi saya untuk memiliki pemain yang membuat saya berpikir bahwa saya masih perlu berkembang."

Ini merupakan ungkapan rasa terima kasih atas kehadiran Ahn Se-young, yang terus menjaga semangat juangnya tetap menyala.

Yamaguchi mencapai puncak tunggal putri di Kejuaraan Dunia pada tahun 2021, 2022, dan 2025.

Di turnamen ini, ia mengincar gelar Kejuaraan Dunia keempat dalam kariernya. Seandainya Yamaguchi mencapai puncak, ia bisa menjadi pemain dengan gelar terbanyak dalam sejarah.

Namun, ia menghadapi pemain nomor satu dunia An Se young di final dan tidak mampu mengatasi rintangan yang diberikan An.
Kedua pemain ini telah lama bersaing untuk posisi teratas di tunggal putri.

Yamaguchi tidak merasa terbebani oleh persaingan dengan Ahn Se-young. Sebaliknya, ia menyatakan bahwa keberadaan lawan yang lebih kuat darinya menjadi pendorong baru dalam kariernya.

Sementara itu, Kejuaraan Dunia ini memiliki makna lain bagi Yamaguchi.

Kumamoto, tempat timnya, Saishunkan Pharmaceutical, berada, mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada tanggal 28 bulan lalu.

Dilaporkan bahwa Akane Yamaguchi juga berada di rumahnya di Kumamoto pada saat itu. Pengalaman itu memengaruhi pola pikirnya terkait Kejuaraan Dunia ini.

Yamaguchi berkata, "Saya menyadari sekali lagi bahwa mampu melakukan apa yang kita cintai bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh," menambahkan, "Meskipun hasilnya penting, saya merasa bahwa berjuang dengan kemampuan terbaik saya adalah hal yang benar-benar penting."

Ia melanjutkan refleksinya, "Saya mampu menghadapi kompetisi ini dengan pola pikir untuk melakukan yang terbaik tanpa terlalu memikirkan hasilnya."

Akane Yamaguchi, yang tidak menyesal atas hasilnya, menambahkan, "Saya akan sangat bahagia jika saya telah memberikan kekuatan dan vitalitas kepada satu orang lagi."

Artikel Tag: Akane Yamaguchi, An Se Young, Kejuaraan Dunia BWF

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru