☰
Kanal
✕

Akankah MotoGP Ikuti Jejak Formula 1 Gelar Balapan di Rwanda Afrika?

Penulis: Abdi Ardiansyah
14 Okt 2026, 13:05 WIB

Rancangan pembangunan sirkuit baru untuk Formula 1 di Rwanda

Berita MotoGP - Setelah Formula 1 memastikan Rwanda akan menjadi tuan rumah Grand Prix Afrika mulai awal 2030-an, MotoGP disinyalir juga akan mengikuti jejak F1 meskipun hingga sekarang belum ada kabar resmi soal rencana tersebut.

Kepastian Formula 1 menggelar Grand Prix Afrika di Rwanda memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan MotoGP kembali menggelar balapan di Benua Afrika.

Menurut laporan GPOne, ajang balap motor kelas premier ini belum memiliki proyek khusus untuk menggelar Grand Prix di Rwanda dalam waktu dekat. Sementara itu, F1 telah mengumumkan rencana menggelar balapan di negara tersebut mulai awal 2030-an, setelah pembangunan sirkuit baru di Bugesera selesai.

Sirkuit Bugesera dirancang untuk memenuhi standar Grade 1 dari FIA, yang memungkinkan lintasan tersebut menjadi tuan rumah balapan F1. Proses desainnya melibatkan WurzDesign, perusahaan milik mantan pembalap F1 Alex Wurz, bersama Tilke Engineers and Architects, firma yang juga terlibat dalam pembangunan Sirkuit Sepang di Malaysia.

Tim perancang sirkuit itu berharap Bugesera tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan F1, tetapi juga dapat menarik kategori balap lainnya pada masa mendatang. Dengan demikian, MotoGP berpeluang menggelar balapan di Rwanda suatu hari nanti, meskipun hal itu masih bergantung pada minat penyelenggara dan ketersediaan anggaran.

MotoGP sendiri terakhir kali menggelar balapan di Afrika pada 2004. Sebelumnya, kejuaraan ini rutin mengunjungi Afrika Selatan, termasuk di Sirkuit Kyalami pada era 1980-an dan 1990-an, sebelum berpindah ke Welkom.

Walaupun belum ada kepastian mengenai kembalinya balapan motor grand prix ini ke Afrika, sejumlah pembalap menyambut positif kemungkinan tersebut. Pembalap KTM, Brad Binder, pernah menyampaikan keinginannya agar balapan motor kasta tertinggi ini  kembali ke Afrika Selatan. Pada 2025, ia juga memuji pembenahan lintasan dan fasilitas Kyalami.

Mantan pembalap, Cal Crutchlow turut mendukung kemungkinan balapan kembali digelar di Kyalami. Namun, realisasinya akan bergantung pada kemampuan sirkuit tersebut memenuhi kebutuhan penyelenggaraan dan menyediakan anggaran yang diperlukan.

Untuk saat ini, Rwanda belum menjadi prioritas. Meski pembangunan Bugesera membuka peluang bagi berbagai kejuaraan balap untuk datang, belum ada kepastian bahwa kompetisi ini akan masuk dalam kalender di masa depan.

Artikel Tag: motogp, Formula 1

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru