Kanal

Alejandro Garnacho Alami Pengalaman Buruk, Kepercayaan Dirinya Hancur

Penulis: Fery Andriyansyah
02 Feb 2026, 16:30 WIB

Winger Chelsea, Alejandro Garnacho. (Foto: John Walton/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Gary Neville menilai Alejandro Garnacho mengalami “pengalaman yang sangat buruk” bersama Chelsea saat menghadapi West Ham United di Stamford Bridge, Ahad (1/2) lalu. Mantan bek Manchester United itu menyebut kepercayaan diri winger berusia 21 tahun tersebut benar-benar terpukul setelah penampilan sulit di babak pertama.

Alejandro Garnacho bergabung dengan Chelsea dari Manchester United pada musim panas lalu dan cukup rutin mendapat menit bermain meski persaingan di sektor sayap sangat ketat. Pemain asal Argentina itu telah mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi dengan torehan enam gol, termasuk tampil sebagai starter di sisi kiri saat melawan West Ham.

Namun laga tersebut berjalan jauh dari ideal bagi Garnacho. The Blues tertinggal 0-2 hingga jeda, dan Garnacho ditarik keluar saat turun minum. Setelah perubahan taktik dilakukan, Chelsea bangkit luar biasa dan membalikkan keadaan untuk menang 3-2, sebuah fakta yang menurut Gary Neville menunjukkan perbedaan signifikan setelah pergantian pemain.

Berbicara di The Gary Neville Podcast, Neville mengulas secara gamblang apa yang ia lihat di babak pertama. “Di babak pertama, saya harus mengatakan West Ham benar-benar fantastis,” ujar Neville. “Mereka mendominasi pertandingan, meski tidak mendominasi penguasaan bola. Mereka punya peluang terbaik, lebih fisikal, dan sisi kiri Chelsea benar-benar dihancurkan.”

Neville kemudian menyoroti kondisi Garnacho secara spesifik. “Alejandro Garnacho adalah pemain yang sering memecah opini,” katanya. “Banyak orang bertanya, apakah dia benar-benar kelas atas? Di mana posisinya dalam urutan pilihan? Yang sulit ditonton tadi malam adalah melihat pemain muda seperti dia, yang pindah ke Chelsea, terlihat benar-benar hancur dari sisi kepercayaan diri di sisi kiri itu.”

Ia melanjutkan, “Bukan hanya soal Aaron Wan-Bissaka yang terus melewatinya, tapi saat Garnacho mendapat bola, sentuhan pertamanya ke belakang, lalu terus mundur dan kehilangan bola. Itu pengalaman yang canggung dan sangat buruk bagi [Jorrel] Hato, Garnacho, dan [Benoit] Badiashile di sisi kiri. Begitu diubah, transformasi total pertandingan langsung terjadi.”

Neville juga menilai perubahan besar yang dilakukan pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, turut memengaruhi jalannya laga. Ia menyebut tujuh perubahan dari kemenangan atas Napoli di Liga Champions sebagai langkah berani, namun berisiko. “Saya tidak akan mengkritik karena itu bisa dianggap berani,” kata Neville. “Tapi terlalu banyak perubahan, itu memang terlalu banyak.”

Meski demikian, Neville tetap melihat sisi positif dari The Blues. “Mereka menang di Napoli, bangkit dari 2-0 melawan West Ham. Itu menunjukkan mereka punya kualitas,” ujarnya. “Mereka bukan tim yang benar-benar siap juara, tapi mereka seharusnya finis di lima besar.”

Artikel Tag: Alejandro Garnacho, Gary Neville, Chelsea

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru