Kanal

Alexander Ceferin Desak Eropa Tinggalkan Gianni Infantino

Penulis: Demos Why
03 Agu 2026, 16:25 WIB

Alexander Ceferin. (Foto: Richard Juilliart - UEFA)

Berita Transfer: Presiden UEFAAlexander Ceferin menyerukan kepada asosiasi sepak bola Eropa untuk mempertimbangkan kembali dukungan terhadap presiden FIFAGianni Infantino.

Hal ini terjadi setelah runtuhnya proposal komersial Piala Dunia yang kontroversial yang telah mengguncang kepercayaan terhadap kepemimpinan FIFA. Gianni Infantino belum lama ini membatalkan rencana untuk mendirikan perusahaan baru, FIFA Forward Enterprise (FFE).

FFE akan mengelola dan mengkomersialkan beberapa aset paling berharga organisasi tersebut, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub. Usulan tersebut menuai kritik luas di dunia sepak bola global, dengan banyak yang berpendapat bahwa usulan itu mengutamakan kepentingan komersial di atas olahraga itu sendiri.

UEFA merupakan penentang terkuat rencana tersebut dan bahkan membahas kemungkinan memboikot Piala Dunia jika Infantino tetap melanjutkannya.

Federasi sepak bola Eropa tersebut didukung oleh CONCACAF dan Konfederasi Sepak Bola Asia, yang menciptakan perlawanan yang cukup besar sehingga FIFA akhirnya membatalkan ide tersebut.

Setelah menunda proposal tersebut, Infantino mengakui bahwa proposal itu telah menyebabkan perpecahan yang tidak perlu di dalam dunia sepak bola dan tidak dapat dilanjutkan lagi.

Namun, keputusan tersebut tidak banyak memperbaiki hubungan dengan UEFA, yang meyakini bahwa insiden tersebut telah merusak kepercayaan terhadap kepemimpinan FIFA.

Dilansir dari The Sun, Alexander Ceferin kini menginginkan asosiasi anggota UEFA untuk menarik surat dukungan yang sebelumnya telah mereka berikan kepada Infantino menjelang pemilihan presiden FIFA berikutnya.

Lebih dari 200 asosiasi anggota FIFA telah mendukungnya untuk masa jabatan berikutnya, termasuk lebih dari 40 dari Eropa, termasuk Asosiasi Sepak Bola Inggris.

Infantino juga menghadapi kritik atas beberapa keputusan lain dalam beberapa bulan terakhir. Ini termasuk penanganan FIFA terhadap skorsing Folarin Balogun di Piala Dunia, pengenalan jeda minum selama pertandingan, dan rencana untuk pertunjukan hiburan selama 30 menit di jeda babak pertama final Piala Dunia.

Spekulasi mengenai masa depan Infantino sebagai presiden FIFA kini membuka pintu bagi diskusi tentang calon penggantinya. Presiden Concacaf Victor Montagliani muncul sebagai salah satu kandidat terkemuka meskipun sebelumnya dianggap sebagai sekutu dekat Infantino.

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, juga disebut-sebut, meskipun dukungan Asosiasi Sepak Bola Qatar untuk Infantino dapat memengaruhi kontes kepemimpinan di masa depan.

Artikel Tag: UEFA, FIFA, Gianni Infantino, Alexander Ceferin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru