Allano Lima Dipastikan Tidak Melanjutkan Masa Bakti Di Persija Jakarta
Allano Lima resmi berpisah dengan Persija Jakarta/foto dok Persija Jakarta
Berita Super League: Pemain asing Allano Lima dipastikan tidak melanjutkan masa baktinya bersama Persija jakarta setelah durasi kontraknya resmi berakhir.
Pemain asal Brasil tersebut langsung menyampaikan pesan dan salam perpisahan mengharukan kepada seluruh jajaran manajemen serta pendukung setia Macan Kemayoran pasca menuntaskan ketatnya persaingan kompetisi Super League musim 2025/2026.
Keputusan hengkangnya sang bomber tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat kontribusi besarnya di lini serang tim sepanjang musim.
Manajemen klub tampaknya memiliki rencana evaluasi dan strategi komposisi pemain asing yang berbeda untuk menyongsong musim baru mendatang.
"Hari ini saya harus menulis salah satu perpisahan tersulit dalam karier saya. Mengenakan seragam Persija Jakarta adalah suatu kehormatan dan hak istimewa yang akan selalu saya kenang. Sejak hari pertama, saya merasakan intensitas dan cinta tanpa syarat yang kalian, para penggemar, berikan di setiap pertandingan. Kalian, tanpa diragukan lagi, adalah jiwa dari klub ini," kata Allano Lima seperti dikutip dari laman resmi ILeague.
Selama mengarungi kompetisi domestik bertajuk Super League musim 2025/2026, Allano Lima mencatatkan statistik yang luar biasa. Dari total 29 penampilannya di lapangan hijau, ia sukses membukukan sembilan gol, sembilan assist, dan delapan kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan.
Ia pun mengapresiasi manajemen Persija Jakarta yang telah membuka pintu karier untuknya serta seluruh masyarakat sepak bola Indonesia yang menyambut kehadirannya dengan sangat hangat.
"Saya pergi dengan kesedihan karena tidak dapat melanjutkan. Meskipun keinginan terbesar saya adalah untuk tetap tinggal dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir tidak berada di tangan saya," tuturnya.
Bagi Allano Lima, sejatinya ia sangat menyesal meninggalkan ibu kota tanpa memberikan hal yang diimpikan oleh keluarga besar klub, yakni gelar juara liga. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan segalanya di lapangan.
"Saya dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang mungkin telah saya lakukan dan karena tidak dapat mewujudkan mimpi memenangkan liga. Percayalah ketika saya mengatakan bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, berjuang untuk seragam ini hingga detik terakhir, meskipun takdir tidak mengizinkan kami mengangkat trofi yang sangat kami inginkan," ucap pemain berusia 31 tahun itu.
Artikel Tag: persija jakarta, Super League