Kanal

Alwi Farhan Beberkan Biang Kekalahan Atas Yushi Tanaka di Final Swiss Open

Penulis: Yusuf Efendi
05 Apr 2026, 17:30 WIB

Alwi Farhan-Indra Wijaya/[Foto:PBSI]

Jakarta - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia peringkat 14 dunia, Alwi Farhan mengevaluasi penampilannya di ajang Tour Eropa yang telah usai pada bulan lalu.

Setelah tampil kurang baik di All England Open 2026 BWF World Tour Super 1000, Alwi Farhan tampil impresif di pekan setelahnya di Swiss Open World Tour Super 300 di Basel.

Tak diunggulkan, Alwi Farhan berhasil melibas para pemain top dengan penampilan gemilang ditujukan saat menyingkirkan unggulan teratas sekaligus pemain peringkat 7 dunia, Li Shifeng asal China di babak semifinal.

Namun sayang, imbas laga yang sudah larut malam, Alwi tak mampu pulih dengan cepat saat melakoni babak final melawan Yushi Tanaka asal Jepang yang akhirnya keluar sebagai juara.

"Sebabnya itu, semifinal main terakhir, selesai itu hampir jam 12. Recovery, apa segala macam, pulang hotel mungkin jam setengah satu malam," ungkap Indra Wijaya kepada wartawan pada pekan ini di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta.

"Sempat dipaksain recovery, makan, apa semuanya. Jadi saya tahu dia recovery, dan apa pun semuanya itu. Jam delapan pagi bangun lagi. Jadi tidurnya praktis mungkin sekitar 6 jam," Indra, menuturkan.

Saat ini tim tunggal putra tengah bersiap untuk ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 pada pekan depan di Ningbo China.

Alwi Farhan akan mengawali Kejuaraan kontinental melawan pemain andalan Malaysia peringkat 40 dunia , Justin Hoh.

Saat ini, Alwi Farhan memimpin dalam rekor head to head melawan Justin Hoh dengan kedudukan 5-2 dalam tujuh pertemuan secara keseluruhan, di mana pertemuan terakhir kedua pemain tersebut terjadi di babak semifinal individual SEA Games 2025 lalu dengan rubber game 21-10, 15-21 dan 21-14 untuk kemenangan Merah Putih.

Jika berhasil mengalahkan Justin Hoh, Alwi Farhan akan menghadapi pemenang pertandingan antara pemain kualifikasi Grup D melawan unggulan ketujuh asal Jepang, Kodai Naraoka di babak 16 besar.

Di sisi lain undian yang cukup pelik harus diterima oleh pebulutangkis tunggal putra terbaik Indonesia, Jonatan Christie di ajang kontinental Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 pada bulan April mendatang.

Jonatan Christie yang saat ini menempati peringkat 4 dunia, terundi di babak pertama melawan musuh bebuyutannya asal Malaysia peringkat 23 dunia, Leong Jun Hao.

Saat ini, kedua pemain berimbang dalam rekor head to head dengan kedudukan 3-3 dalam enam pertemuan secara keseluruhan, di mana pertemuan terakhir kedua pemain tersebut terjadi di babak 16 besar turnamen bergengsi Malaysia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-11 untuk kemenangan Merah Putih.

Artikel Tag: Jonatan Christie, indra wijaya, Alwi Farhan, Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru