Anthony Joshua Prediksi Tyson Fury Tak Akan Bertahan Lebih dari 10 Ronde
Anthony Joshua menegaskan targetnya adalah menyelesaikan duel sebelum batas waktu. (Foto: Fight TV)
Anthony Joshua memperkirakan Tyson Fury tidak akan mampu bertahan lebih dari 10 ronde ketika keduanya bertemu dalam pertarungan kelas berat pada 11 Desember di Cardiff, Wales.
Joshua dan Fury akan berhadapan dalam laga utama pertunjukan Ring di Principality Stadium yang disiarkan Netflix. Duel tersebut juga memperebutkan gelar WBA "super" kelas berat yang saat ini berstatus kosong.
Fury sebelumnya menyatakan tidak akan bertarung dengan strategi menghindar dan berniat mengakhiri pertarungan secepat mungkin.
Joshua memberikan pernyataan serupa dan menegaskan targetnya adalah menyelesaikan duel sebelum batas waktu.
"Jelas, tujuan saya adalah mencoba mengakhiri pertarungan sedini mungkin. Dalam tinju tidak ada waktu tambahan. Saya memiliki waktu tertentu untuk menyelesaikan pekerjaan, dan tujuan saya adalah mengeksekusinya dalam waktu yang diberikan," kata Joshua kepada Mike Coppinger dari The Ring.
Petinju berusia 36 tahun itu mengatakan dirinya ingin memberikan pertarungan yang melampaui ekspektasi publik dengan tampil sesuai karakter dan kemampuan terbaiknya. Joshua juga menilai kekuatan utamanya adalah menjatuhkan lawan ke kanvas.
"Cara saya membuat pertarungan ini melampaui ekspektasi publik adalah masuk ke sana dengan kemauan dan keinginan untuk melakukan apa yang memang ingin dilakukan hati saya. Ketika melihat keahlian saya, itu adalah menjatuhkan orang dan membuat mereka terkapar di kanvas. Saya benar-benar yakin saya bagus dalam hal itu," ujarnya.
Ketika diminta memberikan prediksi sekitar 10 pekan sebelum pertarungan, Joshua berbicara lebih tegas dibandingkan suasana ramah yang terlihat saat keduanya bertemu dalam konferensi pers di British Airways ARC, Olympia, London, pada Rabu.
"Dalam 10 ronde, saya akan menghajarnya," kata Joshua sambil tersenyum.
Anthony Joshua memiliki rekor 30-4 dengan 27 kemenangan KO, sedangkan Fury mencatat 36-2-1 dengan 25 KO.
Keduanya telah berada dalam jalur menuju pertarungan langsung selama bertahun-tahun sebelum akhirnya duel tersebut terwujud.
Joshua mengatakan lamanya proses tersebut semata-mata disebabkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
"[Selama bertahun-tahun] memang selama itulah waktu yang dibutuhkan. Tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membuatnya terjadi lebih cepat," kata Joshua.
Petinju yang akan berusia 37 tahun pada 15 Oktober itu juga menyinggung negosiasi panjang yang sempat membuat duel tersebut nyaris berlangsung di Amerika Serikat.
Pertarungan akhirnya dipastikan digelar di Inggris setelah Joshua dan promotornya, Eddie Hearn, mempertahankan hak yang tercantum dalam kontrak.
Anthony Joshua menyebut drama negosiasi dalam beberapa pekan terakhir justru menambah perhatian terhadap duel tersebut.
"Menurut saya, itu menambah sedikit drama seperti sinetron. Saya pikir itu luar biasa. Meski tidak bagus bagi orang-orang yang terlibat, drama dan spekulasi itu membuat semuanya semakin menarik," ujarnya.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua