Arsenal Wakili Liga Inggris di Eropa, Chelsea dan City Tersingkir
Arsenal Wakili Liga Inggris di Eropa, Chelsea dan City Tersingkir - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Di Tengah Kritik, Arsenal Berkibar di Eropa Saat Chelsea dan Manchester City Tersungkur
Meski kerap disorot, Arsenal berhasil menunjukkan taringnya di Liga Champions Eropa, sementara Chelsea dan Manchester City tersingkir lebih awal. Kritikus boleh saja menilai gaya permainan The Gunners kurang menarik, namun kenyataannya, klub asuhan Mikel Arteta ini terus melaju, bertahan sebagai satu-satunya wakil Premier League di kompetisi bergengsi tersebut.
Beberapa pihak mungkin berpendapat bahwa Chelsea dan Manchester City mendapatkan undian yang lebih sulit dibandingkan Arsenal. Namun, fakta bahwa The Gunners menyapu bersih delapan kemenangan, termasuk melawan raksasa Eropa seperti Bayern Munich, Atletico Madrid, dan Inter Milan, memberi mereka keuntungan menghadapi lawan yang relatif lebih mudah di babak 16 besar.
Menghadapi Bayer Leverkusen yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, Arsenal membuktikan kelasnya dengan penampilan yang matang dan profesional. Meski laga tandang di BayArena tidak ideal, Arsenal berhasil meraih hasil baik dan menuntaskannya di Emirates.
Keberhasilan ini membawa Arsenal bertemu Sporting CP di perempat final, tim yang berhasil membalikkan defisit tiga gol melawan Bodo/Glimt. Sementara itu, Man City dan Chelsea mengalami nasib kurang beruntung dengan hasil mengecewakan melawan tim-tim seperti Monaco, Atalanta, dan Bayern Munich.
PSG dan Real Madrid dengan mudah menyingkirkan City dan Chelsea, sedangkan Arsenal melenggang ke delapan besar. Tim Arteta bahkan mencetak dua gol spektakuler dalam kompetisi ini, meskipun masih disorot atas ketergantungan pada set-piece yang menjadi penyebab gol tunggal Leverkusen.
Jika Arsenal berhasil memenangi laga krusial berikutnya, mereka akan mengakhiri penantian panjang sejak 1993. Menghadapi Manchester City, mereka punya kesempatan untuk menancapkan dominasi sekaligus mengubah peta persaingan gelar juara.
Dengan catatan impresif Arteta di Wembley dan performa tim yang sedang menanjak, Arsenal memiliki modal besar. Sebaliknya, City hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhirnya dan kehilangan Marc Guehi yang terkena larangan bermain.
Bagi Arsenal, ini adalah momen untuk mengakhiri puasa trofi dan mengincar lebih banyak gelar. Sementara kritik terus berdatangan, The Gunners hanya perlu tetap fokus pada permainan mereka, yang sejauh ini terbukti efektif.
Artikel Tag: Arsenal, Mikel Arteta