Arteta Ambil Tindakan Usai Saka Siap Bertaruh di Piala Dunia
Arteta Ambil Tindakan Usai Saka Siap Bertaruh di Piala Dunia - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Mikel Arteta Harus Ambil Langkah Setelah Bukayo Saka Siap ‘Bertaruh’ dengan Kebugarannya di Piala Dunia
Pemain sayap Arsenal, Bukayo Saka, telah menyatakan kesiapannya untuk mengambil risiko terkait kebugarannya jelang pertandingan Inggris melawan Kroasia. Pemain muda ini telah berjuang dengan masalah Achilles sejak Maret, namun tetap bertekad tampil membela timnas Inggris di ajang Piala Dunia yang berlangsung di AT&T Stadium, Texas.
Sepanjang musim yang penuh cedera, manajer Arsenal Mikel Arteta dan pelatih Inggris Thomas Tuchel telah mengatur waktu bermain Saka dengan hati-hati. Pada Agustus 2025, Saka mengalami cedera hamstring yang membuatnya absen dalam lima pertandingan. Masalah berlanjut di awal tahun berikutnya dengan cedera pinggul yang membuatnya melewatkan tiga laga, dan pada bulan Maret, cedera Achilles memaksanya absen lebih lama.
Meski demikian, Saka berhasil kembali tepat waktu untuk membantu Arsenal menjuarai Liga Premier untuk pertama kalinya dalam 22 tahun. Sayangnya, meski tampil di final Liga Champions, Saka gagal membawa The Gunners meraih kemenangan atas Paris Saint-Germain.
Setelah kekalahan di Puskas Arena, Saka tetap dipanggil masuk ke dalam skuad Inggris di bawah asuhan Tuchel untuk Piala Dunia. Meski ada keraguan mengenai kebugarannya, Saka tetap bergabung dengan timnas Inggris yang melanjutkan persiapan di Florida.
Manajer Inggris menyatakan bahwa perawatan ekstra akan diberikan kepada Saka selama turnamen, namun Saka sendiri merasa lebih siap dan yakin untuk menghadapi Kroasia. "Saya merasa lebih baik dibanding beberapa bulan terakhir dan siap tampil," ujar Saka. Pemain berusia 24 tahun ini mengakui bahwa bermain dalam kondisi tidak 100 persen fit adalah pertaruhan besar, namun dia siap mengambil risiko tersebut demi tampil maksimal.
Arteta, yang telah menjalankan manajemen cedera khusus untuk Saka selama 18 bulan terakhir, harus memastikan Saka tidak terlalu memaksakan diri. Dengan seringnya Saka digantikan di pertengahan pertandingan, Arteta terpaksa memberi lebih banyak kesempatan kepada Noni Madueke.
Saka memandang Madueke, yang juga rekan setim di Arsenal dan Inggris, sebagai ‘saudara’. "Kami saling mendorong dan berharap yang terbaik satu sama lain. Jika salah satu dari kami tampil baik, itu baik untuk yang lain," tambahnya.
Untuk menjaga Saka tetap bugar, Arteta perlu menyeimbangkan waktu bermainnya dengan Madueke, meskipun itu berarti Madueke harus lebih sering diturunkan. Keputusan ini akan menjadi kunci bagi The Gunners dan skuad Inggris dalam memaksimalkan potensi kedua pemain berbakat tersebut.
Artikel Tag: Arsenal, Mikel Arteta, Bukayo Saka