Asisten Jack Miller Ungkap Kebiasaan Uniknya, Enggan Pakai Pakaian Baru
Jack Miller
Berita MotoGP - Selama lebih dari satu dekade berkarier di MotoGP, Jack Miller selalu ditemani Thomas van Leeuwen yang bertugas sebagai asistennya. Sang tangan kanan kemudian membongkar satu kebiasaan kecil Miller yang mungkin tidak banyak diketahui penggemar.
Jack Miller dikenal sebagai salah satu pembalap yang memiliki perjalanan panjang di MotoGP. Sejak melakukan debut pada 2015, pembalap Australia tersebut telah membela sejumlah tim, mulai dari LCR Honda, Marc VDS, Pramac, Ducati hingga KTM.
Di balik perjalanan tersebut, ada sosok Thomas van Leeuwen yang selalu berada di dekat Miller. Keduanya bahkan sudah berteman sejak kecil dan pernah berjanji akan membawa satu sama lain jika salah satu berhasil mencapai MotoGP.
Van Leeuwen kini mengungkap sisi lain Miller yang cukup unik. Ternyata, pembalap Australia itu sangat tidak menyukai perlengkapan balap yang masih baru, termasuk baju balap, sepatu dan sarung tangan.
“Saya memastikan setidaknya ada dua dari setiap baju balap yang sudah pernah dipakai Jack. Dengan begitu, jika terjadi kecelakaan dan baju balapnya mengalami kerusakan parah, selalu ada baju yang sudah pernah dipakai sebelumnya,” ujar Van Leeuwen kepada Motorcycle News.
Ketika ditanya apakah Miller memang tidak menyukai perlengkapan baru, jawabannya sangat tegas.
“Tidak, Jack sama sekali tidak suka. Benar-benar tidak! Hal yang sama berlaku untuk sepatu dan sarung tangan baru. Karena itu, saya selalu memastikan ada perlengkapan yang sudah pernah dipakai,” katanya.
Van Leeuwen bahkan menyiapkan satu set perlengkapan tambahan di dalam pit box. Langkah tersebut dilakukan agar Miller tidak perlu bolak-balik ke truk tim ketika membutuhkan perlengkapan pengganti dalam waktu singkat.
Setidaknya empat baju balap cadangan selalu disimpan di truk Pramac, bersama sepatu, sarung tangan dan sejumlah helm Miller. Perlengkapan tersebut menjadi penting karena pembalap terkadang harus mengganti baju balap setelah mengalami kecelakaan.
Kebiasaan itu cukup masuk akal mengingat Miller termasuk pembalap yang cukup sering mengalami kecelakaan dalam beberapa musim terakhir. Pada 2023 dan 2024, ia masing-masing tercatat mengalami 21 dan 20 kecelakaan. Angkanya bahkan meningkat menjadi 25 pada 2025.
Pada musim 2026, Miller kembali menjadi pembalap Yamaha dengan jumlah kecelakaan terbanyak setelah 11 seri.
Namun, terlepas dari kebiasaan tersebut, Jack Miller tetap menjadi salah satu pembalap berpengalaman di grid MotoGP. Setelah Yamaha memutuskan tidak memperpanjang kontraknya untuk 2027, masa depannya kini menjadi tanda tanya dan peluang beralih ke World Superbike menjadi salah satu opsi yang muncul.
Artikel Tag: Ducati, Jack Miller, ktm, Pramac