Kanal

Bulu Tangkis Akan Diuntungkan Perombakan BWF World Tour

Penulis: Yusuf Efendi
11 Feb 2026, 23:30 WIB

Justin Hoh-Alwi Farhan/[Foto:PBSI]

Kuala Lumpur - Sekretaris Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk Kenny Goh, meyakini bahwa langkah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk memperpanjang durasi kompetisi World Tour Super 1000 mulai tahun 2027 dan meningkatkan hadiah uang akan membawa tantangan baru bagi tuan rumah turnamen, tetapi akan bermanfaat bagi olahraga ini.

BWF mengumumkan pada hari Senin bahwa ajang Super 1000 akan diperpanjang dari enam menjadi 11 hari dan hadiah uang untuk setiap ajang akan ditingkatkan dari US$1,45 juta (RM5,684 juta) menjadi US$2 juta (RM7,84 juta).

Nomor tunggal akan diikuti oleh 48 pemain yang berkompetisi dalam grup sebelum babak eliminasi, sedangkan nomor ganda akan mengikuti format yang sudah ada yaitu undian sistem gugur 32 pasangan.

Jumlah turnamen Super 1000 juga telah ditingkatkan dari empat menjadi lima, dengan Denmark Open ditingkatkan dari Super 750.

Empat turnamen lainnya yang akan mempertahankan statusnya adalah Malaysian Open, All-England, China Open, dan Indonesian Open.

“Pertama-tama, kami sangat senang bahwa Malaysian Open tetap dipertahankan sebagai Super 1000. Kami ingin berterima kasih kepada BWF karena telah mempertahankan status turnamen kami,” kata Kenny saat ditemui di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) di Bukit Kiara kemarin.

“Kami mengantisipasi akan ada tantangan karena format baru yang diperkenalkan oleh BWF, dengan turnamen yang diperpanjang menjadi 11 hari dan peningkatan hadiah uang.

“Mempertahankan status kami berarti semua pemain top dunia diharuskan bermain di turnamen ini. Bagi saya, ini adalah sesuatu yang positif bagi Malaysia. Kami percaya ini penting untuk pertumbuhan bulutangkis di Malaysia,” tambah Kenny.

Mengenai apakah harga tiket untuk Open di kandang sendiri akan dinaikkan karena peningkatan hadiah uang, Kenny mengatakan:

“Kami belum memutuskan karena BWF baru membuat pengumuman kemarin (Senin). Selain itu, mereka belum merilis kalender turnamen untuk tahun 2027.”

Kenny kemudian memberikan dukungan atas upaya BWF untuk meningkatkan jumlah pertandingan bulutangkis yang ditayangkan di televisi. Jumlah pertandingan bulu tangkis yang disiarkan televisi akan berlipat ganda dari 1.410 menjadi sekitar 3.000 di semua turnamen BWF.

Kenny mengatakan bahwa langkah tersebut akan meningkatkan popularitas olahraga ini.

“Saya bisa memahami mengapa BWF ingin memperpanjang turnamen Super 1000 menjadi 11 hari. Beberapa orang mungkin mengatakan itu terlalu lama, tetapi bulu tangkis perlu ditayangkan di televisi sebanyak mungkin,” kata Kenny.

“Jika Anda menonton sepak bola, setiap hari Anda menyalakan televisi, ada pertandingan untuk ditonton. Kita bahkan cenderung menonton beberapa tim yang tidak kita kenal karena pertandingan selalu ditayangkan.”

“Jika Anda berbicara tentang tenis Grand Slam, ada turnamen 14 hari. Rating televisi sangat penting. Selama Anda tidak mendapatkan rating televisi, olahraga Anda tidak akan ada. Ini tentang mencapai keseimbangan yang tepat antara tantangan dan pengembangan olahraga.”

Artikel Tag: Badminton Indonesia, Bulu tangkis, BWF World Tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru