China Open 2026: Fajar-Fikri Atasi Rintangan Tuan Rumah
Fajar Alfian-Muhammad Shohibul Fikri/[Foto:PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia peringkat 2 dunia, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengawali turnamen bergengsi China Open 2026 dengan impresif berkat kemenangan atas wakil asal tuan rumah, Huang Di / Liu Yang.
Menempati unggulan kedua, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri sempat kecolongan di game kedua sebelum bangkit di game penentuan untuk menyingkirkan Huang / Di Liu Yang dengan skor 21-15, 20-22 dan 21-9, dalam pertandingan yang berlangsung di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China pada Rabu (22/7) malam waktu setempat.
“Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan menang juga di pertandingan hari ini. Yang pasti pertandingan yang tidak mudah ya, pasangan China bermain sangat ngotot, sangat semangat dengan antusias dan dukungan publik tuan rumah yang luar biasa dari hari pertama. Ramai sekali tapi kami tidak mau kalah,” ujar Fajar dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Memang kami tidak sempat mencoba arena pertandingan kemarin di sesi latihan jadi tadi coba beradaptasi dengan kondisi lapangan, arah angin dan karakter shuttlecock. Cukup berbeda rasanya dengan di Tokyo, tadi ada beberapa kali masih ragu-ragu. Bersykur di gim ketiga kami bisa ambil start bagus dan terus unggul,” sambung Fikri.
Selanjutnya, kampiun Japan Open pekan lalu Fajar / Fikri akan menghadapi wakil asal Jepang, Takumi Nomura / Yuichi Shimogami di babak 16 besar China Open 2026 pada Kamis (23/7).
Sebelumnya pebulutangkis tunggal putra profesional Indonesia peringkat 4 dunia, Jonatan Christie berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen bergengsi China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 berkat kemenangan atas wakil asal Jepang, Yudai Okimoto.
Menempati unggulan keempat, Jonatan Christie sukses menundukkan Yudai Okimoto lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 21-17, 6-21 dan 21-13.
“Puji Tuhan bisa keluar dari situasi yang kurang nyaman, kurang enak. Karena memang lapangan di China Open ini sedikti tricky dengan kondisi angin dan shuttlecocknya. Tadi benar-benar harus pintar berstrategi,” uap Jojo dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Yodai tipe pemain yang ulet, telaten, tidak mudah dimatikan, tipikal pemain Jepang. Tadi saat di gim kedua dia sudah mulai lebih sabar dan poin saya tertinggal jauh, saya coba menyimpan energi untuk bersiap ke gim ketiga, gim penentuan. Itu sebuah pilihan yang bijak saya rasa,” sambungnya.
Selanjutnya, Jonatan Christie akan mencoba untuk memesan tiket ke babak delapan besar China Open 2026 menghadapi mantan juara dunia asal Singapura, Loh Kean Yew.
Artikel Tag: Jonatan Christie, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Yudai Okimoto, China Open 2026