Comeback Apik Lawan Jepang Bawa Gabriella/Stefani Stoeva ke Perempat Final
Gabriella Stoeva-Stefani Stoeva/[Foto:Badminton Europe]
Berita Badminton : Dalam pertandingan di mana mereka di atas kertas merupakan underdog besar, Gabriella dan Stefani Stoeva berhasil mengamankan tempat mereka di perempat final Kejuaraan Dunia.
Melawan pemain nomor 8 dunia asal Jepang, Mayu Matsumoto / Yuki Fukushima, pasangan Bulgaria yang berpengalaman itu terpaksa bermain hingga tiga game setelah gagal mencetak match point pada kedudukan 20-19 di game kedua.
Di gim ketiga, giliran Bulgaria yang menyelamatkan match point, tepatnya tiga, dari kedudukan 20-17. Pada kedudukan 20-19, kok sudah mendarat di sisi kedua bersaudara itu, tetapi sebuah tantangan cepat, dan penantian yang terasa seperti selamanya bagi mereka, menunjukkan bahwa kok sudah keluar.
Tiba-tiba momentum beralih ke Bulgaria. Mereka terus mempertahankannya hingga akhir, memenangkan pertandingan dengan skor akhir 22-20.
Di perempat final Kejuaraan Dunia 2025, Gabriella Stoeva / Stefani Stoeva akan menghadapi pasangan peringkat 2 dunia dari Malaysia, Pearly Tan / M Thinaah.
Dari tiga pasangan ganda putra Eropa yang memainkan pertandingan terakhir, hanya Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark yang mengamankan tempat di perempat final.
Mereka berhadapan dengan Chiu Hsiang Chieh dan Wang Chi-Lin dari Tionghoa Taipei, yang peringkatnya 11 peringkat di bawah mereka, dan pasangan Denmark itu memberikan penampilan solid untuk menang dalam tiga game langsung, 21-15 21-13.
Kisah berbeda terjadi pada dua pasangan Eropa lainnya. Ben Lane/Sean Vendy menghadapi pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, untuk pertama kalinya, tetapi gagal menembus babak utama dan kalah 21-18, 21-18.
Rasmus Kjær/Frederik Søgaard juga berhasil lolos ke babak 16 besar. Meskipun tampil gemilang melawan Chen Bo Yang/Liu Yi dari Tiongkok, yang mereka kalahkan tahun lalu, pasangan Denmark ini kalah dalam dua game langsung, 21-17, 22-20.
Artikel Tag: Gabriella Stoeva, Stefani Stoeva, BWF Kejuaraan Dunia 2025