Kanal

German Open 2026: Kejutan Fadia/Amalia Singkirkan Unggulan Kedua

Penulis: Yusuf Efendi
27 Feb 2026, 12:10 WIB

Siti Fadia Silva Ramadhanti-Amalia Cahaya Pratiwi/[Foto:PBSI]

Mulheim - Pasangan ganda putri Pelatnas Cipayung, Siti Fadia Silva Ramadhanti / Amalia Cahaya Pratiwi berhasil mencapai babak delapan besar turnamen German Open World Tour Super 300 setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua asal Taiwan, Hsu Yin Hui / Lin Jhih Yun.

Mudah saja bagi Fadia / Amalia untuk menyingkirkan Hsu Yin Hui / Lin Jhih Yun dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-14, dalam pertandingan yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mulheim Jerman pada Jumat (27/2) dinihari WIB.

“Di awal gim tadi kami sempat mengikuti pola permainan mereka yang banyak bermain reli panjang. Kami meladeni dengan pola yang sama dan sempat tertinggal cukup jauh. Setelah itu kami mencoba mengubah pola dengan memperlambat tempo permainan dan lebih mengatur ritme,” ujar Tiwi dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Ternyata mereka kurang nyaman dengan perubahan tersebut dan mulai banyak melakukan kesalahan sendiri. Dari situ kami bisa lebih banyak mendapatkan poin. Secara keseluruhan, kunci kemenangan hari ini menurut saya adalah kepercayaan satu sama lain di lapangan,” lanjut Tiwi.

Selanjutnya, Fadia / Amalia akan mencoba melangkah lebih jauh di turnamen German Open 2025 menghadapi wakil asal Hong Kong, Lui Lok Lok / Tsang Hiu Yan.

Namun sayang, langkah pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu Lanny Tria Mayasari harus terhenti di babak 16 besar turnamen German Open World Tour Super 300 setelah menyerah dari wakil asal Jepang, Kaho Osawa / Mai Tanabe.

Apriyani / Lanny harus mengakui keunggulan Kaho Osawa / Mai Tanabe lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 13-21 dan 17-21.

“Pasti ada rasa penyesalan, ada rasa marah, dan tentu ada rasa kesal dengan hasil hari ini. Tapi kami harus kembali melihat ini sebagai bagian dari proses kami berdua. Saya dan Lanny memang baru menjalani beberapa pertandingan bersama, sejauh ini baru tiga turnamen. Jadi masih banyak hal yang harus kami benahi,” ucap Apri dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Ke depan, ketika kami sedang berada di momentum yang baik, kami harus bisa lebih konsisten. Tadi di gim kedua sebenarnya kami sudah unggul, tapi justru bisa dikejar hingga 15-15 dan setelah itu kembali tertinggal 15-17. Di momen itu kami kurang konsisten satu sama lain dan kurang tenang dalam mengambil keputusan. Jadi memang masih banyak proses yang harus kami jalani bersama sebagai pasangan,” sambungnya.

Sebelumnya pasangan gado-gado dua negara Singapura-Indonesia, Hee Yong Kai Terry / Gloria Emanuelle Widjaja berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam yang juga pasangan peringkat 9 dunia asal Denmark, Mathias Christiansen / Alexandra Boje untuk melangkah ke babak delapan besar turnamen German Open World Tour Super 300.

Tak diunggulkan, pasangan lintas negara itu berhasil mengalahkan Mathias Christiansen / Alexandra Boje lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 21-19, 15-21 dan 21-11.

Artikel Tag: apriyani rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amalia Cahaya Pratiwi, German Open 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru