Kanal

Kekompakan Jadi Faktor Yang Sangat Penting di Ajang Beregu Piala Thomas

Penulis: Yusuf Efendi
21 Apr 2026, 01:30 WIB

Tim Bulu Tangkis Indonesia/[Foto:PBSI]

Kekompakan tim salah satu keunggulan tim bulu tangkis Indonesia untuk melangkah lebih jauh di ajang bergengsi Piala Thomas 2026 pada akhir pekan ini di Horsens Denmark.

Pelatih kepala tunggal putra PP PBSI, Indra Wijaya menuturkan bahwa kebersamaan tim saling menguatkan satu sama lain sangat penting di ajang beregu, meskipun taktik dan juga strategi juga ikut berperan.

"Hawa kejuaraan beregu berbeda. Kebersamaan, mental, dan semangat juang lebih utama, meski bukan berarti faktor lain tidak penting. Permainan, taktik, dan strategi tetap harus disiapkan," ujar Indra, dilansir Kompas, Kamis (16/4).

Sementara itu pebulutangkis muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah akan melakoni debut di ajang beregu paling bergengsi Piala Thomas 2026 pada akhir bulan ini di Horsens Denmark.

Moh Zaki Ubaidillah mengaku bangga bisa menjadi bagian tim bulu tangkis Indonesia yang akan tampil di Piala Thomas tahun ini meskipun sebelumnya pernah memperkuat Merah Putih di ajang beregu seperti SEA Games dan juga Piala Sudirman.

"Pastinya saya merasa berbeda kondisinya dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (19/4).

"Saya pengin ngasih yang terbaik buat tim Indonesia juga. Tidak sabar juga pengin debut di sana," Ubed, menambahkan.

Moh Zaki Ubaidillah menambahkan bahwa chemistry para pemain tunggal putra cukup baik melakoni kejuaraan ini bersama dengan para senior.

"Tim tunggal putra sendiri secara kekompakan sangat baik. Dari di pelatnas kemarin sudah sempat latihan bareng semuanya termasuk dengan koh Jojo. Semoga kami bisa lebih solid ke depannya," demikian Ubed.

Selain Moh Zaki Ubaidillah, tunggal putra Indonesia juga mengirim tiga wakil lainnya ke di ajang beregu paling bergengsi di dunia itu yakni peringkat 5 dunia, Jonatan Christie, peringkat 14 dunia, Alwi Farhan serta pemain senior Anthony Sinisuka Ginting.

Artikel Tag: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, indra wijaya, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Piala Thomas 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru