Malaysia Open 2026: Arif/Roy King Akui Sulit Melawan Satwik/Chirag
Wan Arif Junaidi-Yap Roy King/[Foto:NST]
Berita Badminton : Pasangan ganda putra Arif Junaidi / Yap Roy King mengakui bahwa ketidakmampuan mereka untuk mengontrol servis dan tiga pukulan pertama terbukti menentukan setelah mereka dikalahkan oleh pasangan India Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty di Malaysia Open hari ini.
Pasangan Malaysia peringkat 17 dunia kalah 21-18, 21-11 dari pasangan India peringkat 3 dunia di babak kedua di Axiata Arena, kesulitan menerapkan permainan tanpa mengangkat bola yang menjadi andalan mereka karena tekanan meningkat sejak awal reli.
Arif mengatakan titik balik berulang kali terjadi dalam pertukaran servis, di mana agresivitas para pemain India mencegah mereka untuk menciptakan pukulan ketiga yang berkualitas.
"Salah satu hal yang kami rugikan adalah situasi tanpa angkat bola karena begitu kami mengangkat bola ke area belakang lapangan, kami tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan smash kuat mereka dan reli pada dasarnya sudah berakhir," kata Arif.
"Kami kurang konsisten pada pukulan ketiga dan kami masih perlu meningkatkan kualitas kok agar tidak melambung tinggi," tambahnya.
Para pemain Malaysia berada dalam posisi tertekan di awal pertandingan karena Satwiksairaj-Chirag memberikan tekanan keras pada servis, memaksa mereka untuk bereaksi alih-alih membiarkan mereka mendikte permainan.
"Bagian tersulit adalah memulai dari servis mereka karena kami langsung berada di bawah tekanan," kata Arif.
"Jika kita bisa mengontrol servis dengan lebih baik, maka tiga pukulan pertama akan berbeda dan mungkin kita bisa menjadi pihak yang melakukan blok terlebih dahulu."
Meskipun kalah telak, Roy King mengatakan mereka tetap berkomitmen pada rencana taktis bahkan di saat-saat genting, termasuk ketika mereka sempat bersaing ketat di akhir game pertama.
"Pada saat itu, semuanya berjalan poin demi poin dan kami tidak terlalu banyak berpikir, yang penting rencana permainan kami berhasil," kata Roy King.
Arif mengatakan kekalahan itu merupakan pengingat akan standar yang dibutuhkan di turnamen Super 750 dan Super 1000, di mana marginnya tipis dan kelemahan di awal pertandingan akan segera dihukum.
"Kami tidak mencapai target kami di sini," katanya.
"Tahun ini untuk turnamen 750 dan 1000, kami ingin mencapai setidaknya perempat final."
"Namun kami hanya berhasil mencapai babak kedua di sini, jadi masih banyak hal yang perlu kami perbaiki."
Tugas mereka selanjutnya adalah India Open pekan depan, di mana mereka akan berhadapan dengan pasangan Jepang peringkat 35 dunia, Takumi Nomura-Yuichi Shimogami, di babak pertama.
Artikel Tag: Wan Arif Junaidi, Yap Roy King, Malaysia Open 2026, Satwiksairaj Rankireddy, Chirag Shetty