Mentalitas Jadi Kunci K Letshanaa Kalahkan Tomoka Miyazaki
K Letshanaa/[Foto:NST]
K Letshanaa yakin peningkatan kepercayaan diri dan pola pikir yang lebih kuat akhirnya mulai mengubahnya menjadi ancaman nyata di Tur Dunia setelah ia meraih kemenangan terbesar dalam kariernya di Malaysia Masters 2026 pada hari Kamis.
Pemain peringkat 32 dunia itu mengejutkan petenis Jepang peringkat 9 dunia, Tomoka Miyazaki, dengan skor 21-15, 21-17 untuk melaju ke perempat final turnamen Super 500 di Unifi Arena.
Ini menandai kemenangan pertama K Letshanaa atas pemain peringkat 10 dunia saat ini dan melanjutkan musim yang luar biasa bagi pemain berusia 22 tahun itu.
Menurut Letshanaa, perubahan terbesar dalam permainannya bukanlah teknis, melainkan mental.
"Saya rasa perbedaan terbesar sekarang adalah keyakinan dan kepercayaan diri," kata Letshanaa.
"Sekarang aku lebih percaya diri."
"Seperti yang selalu saya katakan, ini tentang memiliki pola pikir yang tepat saat bermain melawan pemain top dan memilih reli yang tepat."
"Pola pikir itu membantu saya untuk berkembang dan terus maju."
Letshanaa tampak tenang dan tak gentar sepanjang pertandingan meskipun menghadapi salah satu bintang muda paling bersinar di nomor tunggal putri.
Meskipun Miyazaki, juara dunia junior 2022, memasuki kontes sebagai favorit utama, Letshanaa merangkul peran sebagai underdog dan menggunakan atmosfer penonton tuan rumah untuk keuntungannya.
"Ada tekanan karena saya bermain di kandang sendiri dan ingin memberikan yang terbaik," katanya.
"Namun pada saat yang sama, saya adalah pihak yang tidak diunggulkan, jadi tujuan saya hanyalah berjuang keras dan memberikan yang terbaik di lapangan."
"Itu membantu saya mengatasi situasi tersebut."
K Letshanaa juga mengakui bahwa kemenangan dan pengalaman sebelumnya melawan bintang-bintang mapan seperti mantan juara dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara, dan Michelle Li dari Kanada telah membantu membentuk pertumbuhan dan kepercayaan dirinya di Tur Dunia.
"Setiap pertandingan memberi saya pengalaman dan sesuatu untuk dipelajari," katanya.
"Bermain melawan pemain top dan terus belajar dari setiap pertandingan adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya."
Kemenangan ini juga memperkuat kemajuan stabil yang telah dicapai Letshanaa selama setahun terakhir.
Awal musim ini, ia mencapai semifinal Super 500 pertamanya di Indonesia Masters dan juga melaju ke perempat final Thailand Masters.
Ia kini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menyamai prestasinya di Indonesia Masters dan selanjutnya akan menghadapi Hina Akechi dari Jepang, yang mengalahkan Han Qian Xi dari Tiongkok dengan skor 21-16, 21-17, untuk memperebutkan tempat di semifinal.
"Saya rasa ini merupakan terobosan bagus lainnya bagi saya," katanya.
"Awal tahun ini saya mencapai semifinal Super 500 pertama saya di Indonesia, dan sekarang saya telah mencapai perempat final di sini, di tanah air."
"Jadi ini jelas memberi saya kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa saya semakin berkembang dan bergerak ke arah yang benar."
Letshanaa juga menyebutkan transformasi bertahap dalam permainannya secara keseluruhan, khususnya peningkatan pendekatan menyerangnya dan kondisi fisiknya yang membaik, sebagai faktor penentu.
"Ini bukan sesuatu yang berubah baru-baru ini," katanya.
"Kami telah berupaya keras sepanjang perjalanan ini dan sekarang akhirnya kami melihat beberapa peningkatan dalam permainan saya — secara fisik, taktis, dan yang terpenting, mental."
"Semua hal ini sekarang menyatu dan memberikan hasil positif."
K Letshanaa juga menekankan bahwa baik pelatih maupun pemain pantas mendapatkan pujian atas peningkatan tersebut.
"Ini juga harus datang dari para pemain. Tidak bisa hanya datang dari para pelatih," katanya.
"Jadi ini adalah situasi yang menguntungkan semua pihak di mana baik pelatih maupun pemain bekerja sama, dan sekarang kita juga melihat hasilnya bersama-sama."
Artikel Tag: nozomi okuhara, Michelle Li, Tomoka Miyazaki, K Letshanaa, Malaysia Masters 2026