Kanal

Tuan Rumah Berharap Akhiri Paceklik Gelar Selama 6 Tahun di Malaysia Open

Penulis: Yusuf Efendi
02 Jan 2026, 12:00 WIB

Aaron Chia-Herry IP-Soh Wooi Yik/[Foto:BAM]

Kuala Lumpur - Akankah para pemain bulu tangkis Malaysia mengakhiri penantian enam tahun untuk meraih tempat di final Malaysia Open?

Jawabannya baru akan terungkap ketika para pemain bulu tangkis nasional turun ke lapangan saat turnamen pembuka musim Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dimulai Selasa depan.

Berdasarkan situasi terkini di tim nasional, pasangan ganda putra sekali lagi membawa harapan terbesar untuk mengakhiri paceklik kemenangan, dipimpin oleh tiga kombinasi utama yaitu Aaron Chia-Soh Wooi Yik (unggulan kedua), Man Wei Chong-Tee Kai Wun (unggulan kelima) dan pasangan profesional Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani (unggulan ketujuh).

Namun, kesuksesan jauh dari terjamin, karena undian yang sulit dan sangat kompetitif menanti mereka di edisi tahun ini.

Tekanan semakin bertambah karena kenangan pahit tersingkirnya tim di babak awal tahun lalu, yang terus menghantui tim. Ini adalah hasil yang mengecewakan, terutama mengingat status mereka sebagai prospek paling cemerlang di negara ini dan fakta bahwa Malaysia menurunkan enam pasangan yang bersaing.

Namun hanya Wei Chong-Kai Wun yang berhasil mencapai semifinal sebelum kalah dari Chen Boyang-Liu Yi dari Tiongkok.

Untuk edisi tahun ini, Malaysia menurunkan delapan pasangan ganda putra, termasuk pemain bulu tangkis profesional Goh V Shem, yang berpasangan dengan Choi Sol-gyu dari Korea Selatan.

Bagi pelatih kepala ganda putra, Herry Iman Pierngadi, ia menegaskan kembali bahwa persaingan dalam ajang ini sangat ketat, dan pemain yang turun ke lapangan dalam kondisi terbaiknya memiliki peluang terbesar untuk menang.

Namun, kekhawatiran utamanya tetaplah kekuatan pasangan peringkat 1 dunia, Kim Won-ho-Seo Seung-jae, yang sangat sulit dikalahkan. Mereka mendominasi turnamen internasional tahun lalu, termasuk memenangkan Malaysian Open.

“Kualitas pasangan ganda putra di seluruh dunia hampir sama. Pasangan yang lebih baik dan dalam kondisi lebih prima akan menang, jadi menurut saya, kita perlu merencanakan turnamen mana yang ingin kita menangkan.”

“Kita tidak bisa memenangkan setiap turnamen. Kecuali pasangan ganda putra Korea Selatan (Won-ho-Seung-jae), standar mereka jauh di atas semua pasangan lainnya, dan ini adalah sesuatu yang perlu kita pelajari,” kata Herry.

Dari sembilan tim perwakilan tuan rumah di Malaysia Open tahun ini, empat di antaranya akan saling berhadapan di babak pertama.

Ong Yew Sin/Teo Ee Yi akan menghadapi pasangan veteran Tan Wee Kiong/Nur Azriyn Ayub, sedangkan Wan Arif Wan Junaidi/Yap Roy King akan berhadapan dengan V Shem-Sol-gyu.

Choong Hon Jian-Mohd Haikal Nazri akan berhadapan dengan pasangan Inggris Ben Lane-Sean Vendy, yang seringkali menimbulkan masalah bagi ganda putri Malaysia, dan Sze Fei-Izzuddin akan bertemu dengan Daniel Lundgaard-Mads Vestergaard dari Denmark.

Wei Chong-Kai Wun akan menghadapi Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmussen, sementara Aaron-Wooi Yik akan berhadapan dengan duo Amerika Chen Zhi Yi-Presley Smith.

Selain ganda putra, pasangan ganda putri peringkat 2 dunia Pearly Tan-M. Thinaah, serta juara dunia bertahan di ganda campuran, Chen Tang Jie-Toh Ee Wei juga berpeluang membantu mengakhiri penantian enam tahun Malaysia untuk meraih podium di Malaysia Open.

Sejak Datuk Seri Lee Chong Wei merebut gelar Malaysian Open pada tahun 2018, yang juga merupakan gelar ke-12 dan terakhirnya di turnamen tersebut, belum ada petenis Malaysia yang kembali ke final.

Turnamen Malaysian Open dibatalkan pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19.

Artikel Tag: Malaysia Open 2026, Herry IP, Man Wei Chong

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru