Bantai AS Roma, Yann Sommer dan Dimarco Dinilai Gagal Tampil Optimal
Yann Sommer
Berita Liga Italia: Yann Sommer dan Federico Dimarco gagal memenuhi ekspektasi dalam kemenangan 5-2 Inter Milan atas AS Roma di San Siro pada hari Minggu kemarin.
Pasukan asuhan Cristian Chivu tampil sangat dominan untuk mengakhiri tren negatif tanpa kemenangan di liga. Meskipun meraih poin penuh, penampilan kedua pemain tersebut dianggap kurang maksimal dibandingkan rekan setim lainnya.
Yann Sommer sebenarnya sempat melakukan penyelamatan gemilang di babak pertama. Namun, ia kembali menunjukkan performa yang goyah dengan melakukan kesalahan fatal pada awal babak kedua.
Beruntung baginya, kesalahan aneh tersebut tidak berujung gol bagi tim lawan. Meski demikian, penampilannya di bawah mistar gawang tetap mendapat sorotan tajam karena dianggap kurang tenang dalam mengantisipasi serangan lawan.
Kondisi serupa dialami oleh Federico Dimarco yang biasanya tampil sangat lincah di sisi kiri lapangan. Pemain asal Italia tersebut dinilai kurang tajam dan kehilangan akurasi dalam memberikan umpan-umpan silang berbahaya.
Ketidakhadiran performa terbaik dari bek sayap bernomor punggung 32 itu membuat alur serangan sayap kiri menjadi kurang efektif. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan agresivitas yang ditunjukkan oleh lini serang tim.
Beruntung, ketajaman Lautaro Martinez dan Marcus Thuram mampu menutupi kekurangan performa di lini belakang dan sayap. Duo penyerang Nerazzurri tersebut menjadi pahlawan kemenangan dengan sumbangan gol serta asis krusial.
Hasil ini membuat Inter tetap kokoh di puncak klasemen sementara Serie A. Di pekan depan, mereka akan kembali menghadapi Como, yang sedang dalam performa terbaik.
Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Federico Dimarco, Yann Sommer