Caitlin Clark dan Indiana Fever Bersiap Hadapi Aces di Playoff WNBA
Bintang Indiana Fever Caitlin Clark menjalani musim reguler terbaik dalam kariernya dengan rata-rata 22,3 poin per pertandingan. (Foto: AP)
Caitlin Clark dan Indiana Fever bersiap menghadapi Las Vegas Aces pada Gim 1 seri putaran pertama playoff WNBA, Minggu (27/9) sore waktu setempat atau Minggu dinihari WIB, setelah menutup musim reguler dengan kekalahan dari Minnesota Lynx.
Clark menjalani musim reguler terbaik dalam kariernya dengan rata-rata 22,3 poin per pertandingan.
Namun, penampilan guard Fever itu menurun drastis pada laga terakhir musim reguler, ketika hanya mencetak dua poin melalui 1 dari 12 tembakan dalam kekalahan 66-86 di kandang Lynx, Kamis.
Indiana juga kehilangan Aliyah Boston karena cedera kaki dan Tyasha Harris akibat masalah pada pergelangan kaki dalam pertandingan tersebut. Status keduanya untuk menghadapi Aces masih belum dipastikan.
Clark mengatakan timnya harus segera melupakan hasil tersebut dan memusatkan perhatian pada playoff. Menurut dia, semua tim kembali memulai dengan kondisi 0-0 ketika postseason dimulai.
“Saya merasa pada titik ini rekor semua orang adalah 0-0. Mereka memasuki playoff,” kata Clark. “Kalau kami hanya duduk dan meratapi apa yang terjadi... Ya, itu menyebalkan. Tetapi memang begitulah keadaannya. Kami datang dan langsung mendapat pukulan.”
Indiana Fever memiliki modal positif saat menghadapi Aces. Indiana memenangkan dua dari tiga pertemuan kedua tim pada musim reguler.
“Kalau Anda tidak bisa bangkit untuk playoff, mungkin Anda tidak seharusnya berada di tim ini,” ujar Clark. “Hal hebatnya adalah, jika melihat peringkat satu sampai delapan di liga saat ini, siapa pun bisa mengambilnya. Kami harus membawa mentalitas ke playoff: mari mencuri kemenangan pertama.”
Aces justru memasuki postseason dengan momentum kuat. Las Vegas memenangi tujuh pertandingan terakhirnya dan lima kali mencetak lebih dari 90 poin dalam periode tersebut.
Mereka menutup musim reguler dengan kemenangan 100-82 atas Phoenix Mercury pada Kamis.
Las Vegas menyelesaikan musim dengan rekor 31-13 dan rata-rata 91,5 poin per pertandingan, terbaik kedua di liga. Fever memiliki rekor 28-16 dan menjadi tim dengan rata-rata skor tertinggi, yakni 96 poin per laga.
Pelatih Aces Becky Hammon menyadari ancaman serangan Indiana Fever.
“Jelas mereka memiliki serangan berdaya tinggi, jadi tugas nomor satu adalah sedikit memperlambat mereka. Lebih mudah dikatakan daripada dilakukan,” kata Hammon.
A’ja Wilson memimpin Aces dengan 26,2 poin dan 9,4 rebound per pertandingan. Di kubu Fever, Kelsey Mitchell mencatat rekor franchise dengan rata-rata 24,7 poin.
Indiana memenangi dua pertemuan pertama, 84-68 dan 109-75 di Las Vegas, sebelum Aces membalas dengan kemenangan 86-84 melalui overtime pada 6 Agustus.
Artikel Tag: WNBA, Las Vegas Aces, Indiana Fever