Kanal

Hannah Hidalgo Bidik Peningkatan Performa usai Notre Dame Tersingkir

Penulis: Hanif Rusli
31 Mar 2026, 04:14 WIB

Performa Hannah Hidalgo sepanjang musim ini terbilang impresif dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat teratas dalam draft WNBA 2027. (Foto: AP)

Guard Notre Dame Fighting Irish, Hannah Hidalgo, menegaskan tekadnya untuk terus berkembang setelah timnya tersingkir di babak Elite Eight.

Di final Regional 1 turnamen bola basket putri NCAA, timnya kalah 52-70 dari UConn, Minggu (29/3) di Fort Worth, Texas.

Hidalgo mengakui bahwa musim ini memberinya banyak pelajaran, terutama dalam hal kepemimpinan.

Ia merasa belum tampil sebagai pemimpin terbaik bagi timnya, berbeda dengan gaya yang ia terapkan saat masih di level sekolah menengah.

Menurutnya, pendekatan kepemimpinan kini harus lebih personal dengan memahami karakter masing-masing rekan setim, bukan sekadar memotivasi dengan cara konfrontatif seperti sebelumnya.

Selain aspek kepemimpinan, Hidalgo juga menyoroti sejumlah area teknis yang ingin ia tingkatkan menjelang musim senior 2026-2027.

Ia berencana memperbaiki kemampuan menciptakan ruang tembak, menyelesaikan serangan menghadapi pemain bertubuh lebih tinggi, serta meningkatkan kekuatan fisik untuk bersaing di level profesional.

Performa Hannah Hidalgo sepanjang musim ini terbilang impresif dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat teratas dalam draft WNBA 2027.

Ia mencetak 909 poin sepanjang musim, memecahkan rekor Atlantic Coast Conference untuk satu musim yang sebelumnya dipegang Barbara Kennedy sejak 1981-82.

Dalam laga Sweet 16 melawan Vanderbilt, Hidalgo mencatat triple-double dengan 31 poin, 11 rebound, dan 10 steal, sekaligus memecahkan rekor NCAA untuk jumlah steal dalam satu musim dan turnamen.

Pada pertandingan melawan UConn Huskies, ia tetap tampil menonjol dengan mencetak 22 poin, 11 rebound, tiga assist, dan tiga steal dalam 40 menit penuh.

Sepanjang turnamen, ia menjadi pemain paling konsisten bagi Notre Dame dengan memimpin tim dalam poin, rebound, assist, dan steal di setiap pertandingan.

Pelatih Notre Dame, Niele Ivey, menilai perkembangan terbesar Hidalgo musim ini terletak pada kedewasaannya.

Ia optimistis pemain andalannya itu akan tampil lebih tenang dan matang pada musim berikutnya, terutama dalam membangun chemistry dengan skuad baru.

Sementara itu, pelatih UConn Huskies, Geno Auriemma, menyebut Hannah Hidalgo sebagai salah satu point guard terbaik di level basket kampus saat ini.

Ia menilai Hidalgo memiliki pengaruh besar di kedua sisi permainan, baik ofensif maupun defensif.

Meski harus mengakhiri musim lebih cepat, Hidalgo menegaskan tekadnya untuk kembali lebih kuat dan membawa Notre Dame melangkah lebih jauh pada musim mendatang.

Artikel Tag: NCAA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru