Ikon Basket Brasil Oscar Schmidt Meninggal Dunia Pada Usia 68 Tahun
Oscar Schmidt, yang dikenal dengan julukan “Mão Santa” atau “Tangan Suci”, merupakan salah satu pencetak angka paling produktif dalam sejarah bola basket. (Foto: AP)
Legenda bola basket Brasil, Oscar Schmidt, meninggal dunia pada usia 68 tahun, Jumat (17/4) waktu setempat.
Kabar duka ini disampaikan oleh keluarga, yang menyebut Schmidt telah berjuang melawan tumor otak selama 15 tahun.
Dalam pernyataannya, keluarga menyebut Schmidt menghadapi penyakit tersebut dengan keberanian, martabat, dan ketangguhan, sembari tetap menjadi teladan bagi banyak orang di Brasil maupun dunia.
Kepergiannya disebut meninggalkan warisan yang melampaui olahraga.
Schmidt, yang dikenal dengan julukan “Mão Santa” atau “Tangan Suci”, merupakan salah satu pencetak angka paling produktif dalam sejarah bola basket.
Meski tidak pernah bermain di NBA, ia tetap menjadi ikon besar di negaranya berkat dedikasinya selama 19 tahun bersama tim nasional Brasil.
Konfederasi Bola Basket Brasil menyebut Schmidt sebagai simbol absolut olahraga nasional yang telah mengubah batas kemampuan di lapangan.
Mereka menilai wafatnya Schmidt menandai berakhirnya sebuah era, meski warisannya akan terus dikenang.
Karier profesional Oscar Schmidt dimulai pada 1974, dengan sebagian besar waktunya dihabiskan di Brasil dan Italia.
Ia juga pernah dipilih oleh New Jersey Nets dalam draft NBA 1984, namun menolak kontrak demi tetap bisa membela tim nasional, karena aturan saat itu melarang pemain NBA tampil di kompetisi internasional.
Keputusan tersebut terbukti bersejarah ketika Schmidt memimpin Brasil mengalahkan Amerika Serikat pada final Pan American Games 1987.
Dalam laga yang berlangsung di Indianapolis, Brasil menang 120-115, dengan Schmidt mencetak 46 poin.
Sepanjang karier internasionalnya, Schmidt tampil dalam 326 pertandingan dengan rata-rata 23,6 poin per laga.
Ia juga mencatatkan rekor tampil di lima Olimpiade dan empat Piala Dunia, serta menjadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa di kedua ajang tersebut.
Oscar Schmidt memegang rekor poin tertinggi dalam satu pertandingan Olimpiade dengan 55 poin melawan Spanyol pada 1988, serta 52 poin di Piala Dunia melawan Australia pada 1990.
Total kariernya mencapai 49.737 poin untuk klub dan tim nasional, sebelum akhirnya dilampaui oleh LeBron James pada 2024.
Ia resmi pensiun pada 2003 dalam usia 45 tahun. Sepanjang kariernya, Schmidt juga dikenal sebagai penembak tiga angka ulung di era 1980-an, saat strategi tersebut belum banyak digunakan.
Oscar Schmidt masuk ke dalam FIBA Hall of Fame pada 2010, diikuti Naismith Memorial Basketball Hall of Fame pada 2013, serta Italian Basketball Hall of Fame pada 2017.
Setelah pensiun, ia aktif sebagai pembicara motivasi dan kerap berbagi kisah perjuangannya melawan penyakit serta kecintaannya terhadap basket dan Brasil.
Schmidt meninggalkan istrinya, Maria Cristina Victorino, serta dua anak. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga internasional.