Kanal

Kelsey Plum Pindah ke Mercury dalam Pertukaran Besar dengan Sparks

Penulis: Hanif Rusli
02 Agu 2026, 20:59 WIB

Demi melepas Kelsey Plum ke Mercury, Sparks mendapatkan Monique Akoa Makani, pilihan putaran pertama draft 2027, serta pilihan putaran kedua draft 2028. (Foto: AP)

Los Angeles Sparks melepas guard All-Star Kelsey Plum ke Phoenix Mercury dalam pertukaran besar menjelang tenggat perdagangan WNBA pada Minggu (2/8).

Sebagai imbalannya, Sparks mendapatkan Monique Akoa Makani, pilihan putaran pertama draft 2027, serta pilihan putaran kedua draft 2028, menurut sumber ESPN.

Kesepakatan yang rampung pada Sabtu (1/8) malam waktu setempat itu menjadikan Plum sebagai target perdagangan terbesar menjelang batas akhir transaksi. Pertukaran tersebut juga menjadi yang keempat dalam sejarah WNBA yang melibatkan pemain berstatus All-Star pada pertengahan musim.

Kelsey Plum, yang merupakan juara WNBA dua kali, telah absen sejak 21 Juni akibat cedera pada bagian bawah kaki kiri.

Ia diperkirakan kembali memperkuat Sparks dalam pertandingan melawan Portland Fire pada Minggu, meski belum diketahui apakah dirinya sudah dapat tampil ketika Mercury menghadapi Chicago Sky pada Senin.

Sparks saat ini memiliki rekor 10-17 dan sedang mengalami enam kekalahan beruntun. Los Angeles hanya meraih dua kemenangan dalam 11 pertandingan tanpa Plum.

Pemain berusia 32 tahun itu sebelumnya juga sempat absen pada awal musim karena cedera pergelangan kaki.

Plum tampil produktif sebelum mengalami cedera. Ia sempat memimpin WNBA dalam perolehan angka dan kini mencatat rata-rata 23,9 poin serta 6,4 assist per pertandingan dalam 12 penampilan. Kedua angka tersebut merupakan rekor tertinggi dalam kariernya

Kepindahan Kelsey Plum menjadi bagian dari perubahan arah Sparks setelah rencana membangun kembali tim tidak berjalan sesuai harapan.

Los Angeles sebelumnya mencoba mempercepat proses menuju persaingan gelar dengan menukar pilihan kedua draft 2024 demi mendapatkan Plum menjelang musim 2025.

Sparks kemudian mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Nneka Ogwumike dan Ariel Atkins. Namun, mereka kini terancam gagal menembus playoff untuk keenam musim berturut-turut.

Situasi itu diperburuk dengan pergantian manajemen setelah Raegan Pebley meninggalkan posisi general manager pada Juli.

Sementara itu, Mercury yang memiliki rekor 11-19 berada 13 pertandingan di belakang pemuncak klasemen dan enam kemenangan di bawah New York Liberty yang menempati posisi kedelapan.

Kehadiran Kelsey Plum diharapkan memberikan tambahan daya serang, kemampuan menciptakan peluang, serta pengalaman juara kepada Phoenix yang musim lalu mencapai Final WNBA.

Artikel Tag: WNBA, Phoenix Mercury

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru