Max Strus Perlu Waktu Tambahan untuk Pulih dari Cedera
Max Strus Perlu Waktu Tambahan untuk Pulih dari Cedera - sumber: (mainbasket)
Berita Basket NBA – Cleveland Cavaliers harus bersabar untuk bisa menurunkan Max Strus di musim ini. Dalam laporan terbaru dari waralaba tersebut, Strus memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama dari perkiraan awal.
Pemain berusia 29 tahun itu setidaknya perlu satu bulan lagi untuk kembali dari cedera. Strus mengalami cedera jones fracture di kaki kirinya, sebuah kondisi di mana tulang yang menghubungkan jari kelingking kaki dan dasar kaki mengalami retak.
Cedera tersebut dialaminya saat latihan di jeda musim, yang mengharuskan Strus menjalani operasi pada 26 Agustus 2025. Awalnya, pemulihan diperkirakan memakan waktu tiga sampai empat bulan, namun setelah evaluasi, ternyata Strus memerlukan lima bulan.
Strus telah absen dalam 38 pertandingan di NBA 2025-2026. Dengan tambahan waktu satu bulan absen, Strus akan melewatkan kurang lebih 15 pertandingan. Kemungkinan ia bisa memulai musim ketujuhnya sebelum NBA All-Star 2026.
Jika sesuai perkiraan, Strus hanya akan tampil dalam 29 pertandingan musim ini. Ini merupakan jumlah gim terendah sejak musim rukinya pada 2019-2020 saat bermain untuk Chicago Bulls.
Strus tidak terpilih dalam NBA Draft 2019. Ia sempat bermain untuk Boston Celtics di NBA Summer League 2019 dan kemudian mendapat kontrak dua arah, meski tidak masuk roster Celtics pada musim tersebut.
Kemudian, Strus mendapat kontrak dua arah dari Bulls, tim dari kampung halamannya. Sayangnya, ia hanya bermain dalam dua pertandingan di NBA 2019-2020 karena mengalami cedera lutut kiri dengan robekan ligament anterior cruciate saat tampil di G League pada 21 Desember 2019.
Strus absen selama 8-12 bulan dan memperoleh kontrak dua arah dari Miami Heat di musim berikutnya. Setelah dua musim bersama Heat, Strus akhirnya mendapat kontrak empat tahun senilai 63 juta Dolar AS dari Cavaliers pada musim panas 2023.
Musim pertama dengan Cavaliers menjadi yang terbaik dalam karier Strus dengan rata-rata 12,2 poin per gim. Musim lalu, Strus tampil dalam 50 gim, 37 kali sebagai starter, dengan mencatatkan 9,4 poin, 4,3 rebound, dan 3,2 asis, yang membantu Cavaliers menjadi yang terbaik di Wilayah Timur.
Namun, Cavaliers kini tidak seperti musim lalu. Tim asuhan Kenny Atkinson ini berada di posisi ketujuh dengan rekor kemenangan 21-17, meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. (rag)