Kanal

Michael Jordan Kenang Peran Ajang Olimpiade pada Perjalanan Kariernya

Penulis: Hanif Rusli
15 Mar 2026, 11:00 WIB

Michael Jordan dengan kostum tim AS di Olimpiade 1984 (kiri) dan dengan kostum tim AS di Olimpiade 1992. (Foto: AP)

Legenda basket dunia Michael Jordan mengungkap bagaimana ajang Olimpiade berperan besar dalam membentuk perjalanan kariernya hingga menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Dalam wawancara dengan pembawa acara NBC Mike Tirico, Jordan mengatakan bahwa pengalaman tampil di Olimpiade telah membawanya dari seorang pemain muda bernama “Mike Jordan” menjadi sosok global yang dikenal sebagai Michael Jordan.

“Itu mengubah nama saya dari ‘Mike Jordan’ menjadi ‘Michael Jordan’,” kata Jordan, mengenang bagaimana penampilannya di Olimpiade memperkenalkannya kepada penggemar olahraga di seluruh dunia.

Jordan pertama kali merasakan atmosfer Olimpiade saat memperkuat Amerika Serikat di 1984 Summer Olympics di Los Angeles. Saat itu ia masih berstatus pemain perguruan tinggi yang sedang menanti kesempatan untuk memasuki liga profesional.

Meski masih muda, Michael Jordan tampil impresif dengan mencatat rata-rata poin tertinggi di tim Amerika Serikat dan membantu tuan rumah meraih medali emas cabang basket putra.

Selain pengalaman bertanding, Jordan juga mengenang suasana kebersamaan para atlet di desa atlet Olimpiade yang menurutnya memberikan kesan mendalam.

“Bisa mewakili negara, merasakan energi bersama Amerika Serikat pada 1984, tinggal di desa atlet dan berinteraksi dengan atlet dari berbagai cabang olahraga adalah pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Delapan tahun kemudian, Jordan kembali ke panggung Olimpiade sebagai salah satu bintang utama tim Amerika Serikat di Olimpiade Musim Panas 1992 di Barcelona.

Tim tersebut dikenal luas sebagai “Dream Team”, karena dihuni sejumlah pemain terbaik NBA pada masanya.

Kehadiran Michael Jordan bersama pemain-pemain elite lainnya membantu Amerika Serikat meraih medali emas dengan dominasi besar sepanjang turnamen.

Namun Jordan mengaku pengalaman pada Olimpiade 1984 justru lebih berkesan baginya dibandingkan Olimpiade 1992.

Pada Olimpiade Barcelona, tim Amerika Serikat tinggal terpisah dari atlet lain di sebuah hotel dan mendapatkan pengawalan ketat setiap kali menuju arena pertandingan.

Situasi itu berbeda dengan pengalaman di desa atlet pada 1984 yang terasa lebih terbuka.

“Kalau ditanya mana yang paling saya nikmati, 1984 jauh lebih berkesan,” ujar Jordan.

Peraih lima penghargaan MVP NBA itu juga menilai Olimpiade memiliki daya tarik tersendiri bagi atlet dan penggemar karena mempertemukan pemain terbaik dari berbagai negara dalam satu panggung.

Menjelang Olimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles, Jordan tetap yakin kekuatan basket Amerika Serikat akan sulit ditandingi.

“Basket di Amerika Serikat sangat kuat,” katanya. “Tidak ada alasan bagi kami untuk kalah.”

Artikel Tag: olimpiade, michael jordan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru