NCAA Pertimbangkan Larang Atlet yang Ikut Draft Liga Pro Kembali ke Kampus
Perubahan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi regulasi NCAA agar sesuai dengan dinamika olahraga kampus saat ini. (Foto: AP)
Badan pengelola olahraga kampus Amerika Serikat, NCAA, sedang mempertimbangkan perubahan aturan eligibilitas yang dapat berdampak besar bagi atlet mahasiswa, khususnya terkait partisipasi dalam draft liga profesional.
Usulan tersebut diajukan oleh Komite Akademik dan Eligibilitas Divisi I dan akan dibahas oleh kabinet Divisi I dalam beberapa pekan ke depan.
Jika disetujui, aturan baru ini akan mulai berlaku bagi atlet yang masuk perguruan tinggi pada musim gugur tahun ini.
Salah satu poin utama dalam proposal tersebut adalah melarang atlet yang telah mendaftar dan tetap berada dalam draft liga profesional untuk kembali berkompetisi di level kampus.
Aturan ini bertujuan menyelaraskan ketentuan sebelum dan sesudah atlet terdaftar di perguruan tinggi.
Ketua kabinet sekaligus direktur atletik Illinois, Josh Whitman, menyatakan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi regulasi NCAA agar sesuai dengan dinamika olahraga kampus saat ini.
Ia menekankan pentingnya aturan yang objektif dan dapat diterapkan secara konsisten bagi calon atlet maupun mahasiswa aktif.
Proposal ini muncul setelah dua kasus menonjol di bola basket musim ini. Charles Bediako dan James Nnaji tetap bermain di level kampus meski sebelumnya telah masuk draft NBA Draft.
Bediako sempat bermain di G League setelah tidak terpilih dalam draft, sebelum mencoba kembali ke kompetisi kampus.
Ia bahkan mengajukan gugatan terhadap NCAA setelah permohonannya untuk kembali bermain ditolak.
Sempat diizinkan tampil melalui putusan sementara, ia hanya bermain lima pertandingan sebelum keputusan tersebut dibatalkan oleh pengadilan.
Sementara itu, Nnaji yang berasal dari Nigeria dipilih oleh Detroit Pistons di putaran kedua draft.
Ia sempat bermain di luar negeri sebelum bergabung dengan Baylor sebagai mahasiswa baru dan dinyatakan memenuhi syarat karena belum menandatangani kontrak NBA maupun bermain di G League.
Selain aturan draft, NCAA juga mengusulkan agar calon atlet diperbolehkan menandatangani kontrak dengan agen sebelum masuk perguruan tinggi, tidak hanya untuk keperluan nama, citra, dan kesepakatan komersial.
Atlet juga diusulkan dapat menerima hadiah uang dari kompetisi tanpa memengaruhi status eligibilitas mereka, yang sebelumnya dibatasi hanya untuk menutup biaya yang diperlukan.