Pedro Martínez Memulai Era Baru di Real Madrid dengan Kekalahan
Pedro Martínez Memulai Era Baru di Real Madrid dengan Kekalahan
Berita Basket Eropa: Era Pedro Martínez di Real Madrid Basketball dimulai di Pontevedra dengan kekalahan dari Rio Breogan (110-102), dalam pertandingan yang menandai kembalinya Walter Tavares setelah empat bulan absen akibat cedera.
Dalam laga tersebut, tim asuhan Pedro Martínez harus mengakui keunggulan lawan yang tampil tajam lewat tembakan jarak jauh—dimotori oleh Francis Alonso, Peris, serta Víctor Arteaga (pemain yang datang dengan kontrak jangka pendek namun kini tengah mengincar kontrak yang lebih panjang).
Meski tidak diperkuat empat wajah baru—Mikael Jantunen, Jaime Pradilla, Max Shulga, dan Timothé Luwawu-Cabarrot—serta tiga pemain yang diproyeksikan memegang peran kunci dalam tim—Facundo Campazzo, Gabriel Deck, dan Andrés Feliz—skuad Real Madrid asuhan Pedro Martínez telah menunjukkan identitas permainan mereka pada laga uji coba pramusim pertama ini.
Real Madrid versi ini akan sangat berbeda dibandingkan era Sergio Scariolo. Pelatih baru mereka mengandalkan tempo permainan yang sangat cepat, dan hal itu terlihat jelas saat melawan Breogán: tim berjuluk *Los Blancos* ini berusaha melakukan serangan cepat untuk menghukum pertahanan lawan setiap ada kesempatan—bahkan saat jeda paruh waktu, mereka telah mencetak 15 poin melalui skema serangan balik.
Kabar baik lainnya adalah kembalinya Walter Tavares, yang memilih untuk tidak bergabung dengan tim nasionalnya pada jeda internasional FIBAkali ini demi mempercepat persiapan dirinya. Pemain berposisi *center* asal Tanjung Verde itu sebelumnya absen bermain sejak mengalami cedera lutut kiri pada akhir April lalu, tepatnya pada pertandingan pertama seri perempat final EuroLeague melawan Hapoel Tel Aviv.
Kehadirannya di area dekat keranjang (*paint area*) menjadi ancaman bagi Breogán, meskipun performanya saat ini masih jauh dari level terbaiknya. Tavares menutup paruh pertama dengan catatan 9 poin dan 4 *rebound*, serta mengumpulkan nilai efisiensi 12—angka yang sama dengan yang dicatatkan *center* asal Prancis, Olivier Sarr, dalam waktu bermain 12 menit berkat perolehan sembilan *rebound*-nya.
Artikel Tag: Pedro Martinez, Real Madrid BasketBall, Walter Tavares