Kanal

Pelatih Stephanie White Tegaskan Kekompakan Fever Usai Dikritik Fans

Penulis: Hanif Rusli
13 Agu 2026, 21:26 WIB

Stephanie White (kanan) dan Sophie Cunningham. (Foto: AP)

Pelatih Indiana Fever, Stephanie White, memberikan pembelaan keras kepada para pemainnya.

Itu dilakukannya setelah mendapat kritik terkait responsnya terhadap pelanggaran keras yang dilakukan pemain Chicago Sky, DiJonai Carrington, kepada Sophie Cunningham.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan melawan New York Liberty, Selasa (11/8), Stephanie White menegaskan bahwa dirinya tetap berada di belakang seluruh pemain Fever.

Ia juga mengecam pihak-pihak yang menurutnya berusaha memecah tim melalui narasi di media sosial.

“Kami bersatu. Kami terhubung. Kami tidak akan terpecah,” kata White. Ia menambahkan bahwa cinta, kasih, kerendahan hati, dan kebaikan akan mengalahkan kebencian serta upaya memecah belah tim.

White bahkan menutup pernyataannya dengan kalimat tegas, “Yang lain bisa pergi ke neraka,” sebelum meninggalkan ruangan tanpa menerima pertanyaan dari wartawan.

Kontroversi bermula setelah Carrington melakukan pelanggaran keras terhadap Cunningham dalam pertandingan Fever melawan Sky pada Sabtu.

Pelanggaran tersebut kemudian ditingkatkan menjadi flagrant 2 dan membuat Carrington dikeluarkan dari pertandingan.

Stephanie White sebelumnya menyebut keputusan wasit sudah tepat, tetapi juga memuji gaya bermain Carrington yang agresif.

Pernyataan itu memicu kritik dari sejumlah pihak yang menilai White tidak cukup membela pemainnya. Bahkan, wakil gubernur Indiana sempat menyerukan agar White dipecat.

White kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak melihat insiden tersebut secara langsung maupun melalui tayangan ulang sebelum konferensi pers seusai pertandingan.

Ia mengatakan keselamatan, kesehatan, dan kesuksesan para pemain selalu menjadi prioritasnya.

“Saya tersinggung dengan anggapan bahwa saya tidak 100 persen selalu membela pemain saya,” ujar White.

Dukungan kemudian datang dari Cunningham dan bintang Fever, Caitlin Clark. Cunningham mengatakan hubungan dirinya dengan White tetap baik, sementara Clark mengaku kecewa ketika fans mencemooh sang pelatih sebelum pertandingan.

“Saya membenci ketika fans kami mencemoohnya sebelum pertandingan. Itu membuat saya sedikit mual,” kata Clark. Ia menegaskan bahwa para pemain akan selalu berada di belakang White.

Dukungan tersebut dibayar dengan kemenangan telak 106-92 atas Liberty. Fever mencetak setidaknya 100 poin untuk pertandingan ke-15 musim ini, rekor terbanyak dalam satu musim WNBA.

Indiana juga memasukkan 16 dari 25 percobaan tembakan tiga angka, sementara Clark mencatat pertandingan kesembilan musim ini dengan sedikitnya 20 poin dan 10 assist, rekor terbanyak dalam satu musim WNBA.

Fever kini memiliki rekor 21-12 setelah memenangkan sembilan dari 12 pertandingan terakhir.

Artikel Tag: WNBA, Stephanie White

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru