☰
Kanal
✕

Sophie Cunningham Ungkap Kelemahan Angel Reese

Penulis: Senja Hanan
03 Nov 2026, 20:27 WIB

Sophie Cunningham Ungkap Kelemahan Angel Reese

Berita Basket WNBA: Angel Reese tampil layaknya MVP Final sepanjang tiga pertandingan awal. Namun, Atlanta Dream kemudian menelan kekalahan dalam tiga dari empat laga berikutnya, dan Golden State Valkyries akhirnya meraih gelar juara dengan kemenangan 68-63 di Gim 7. Kini, Sophie Cunningham memberikan pandangannya mengenai alasan di balik perubahan arah seri tersebut.

Dalam episode terbaru siniarnya, No Hesitation, pemain Indiana Fever itu bersama pelatih Drew Hanlen menyoroti satu jenis tembakan: layup.

Cunningham menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukanlah sesuatu yang baru atau belum pernah dibahas sebelumnya.

Hanlen mengawalinya dengan memaparkan angka-angka. Reese mencatatkan 30 poin dan 16 *rebound* pada Gim 2, kemudian 21 poin pada Gim 3, saat Atlanta unggul 2-1. Setelah itu, perolehan poinnya berturut-turut adalah 8, 7, 15, dan 8.

Reese menjadi pemain termuda dalam sejarah WNBA yang mencatatkan 30 poin dan 15 rebound dalam sebuah pertandingan Final, serta pemain pertama yang mengawali karier Final-nya dengan tiga double-double secara beruntun.

Dari Gim 4 hingga Gim 7, Hanlen mencatat 19 turnover berbanding 12 tembakan lapangan yang berhasil masuk. Reese mencatatkan 12 keberhasilan dari 42 percobaan, atau dengan tingkat akurasi 28 persen. Dalam setiap pertandingan tersebut, jumlah turnover yang ia lakukan lebih banyak daripada jumlah tembakan lapangan yang berhasil ia masukkan.

Kegagalan mencetak angka pun menumpuk dengan cepat. Reese mencatatkan 2 keberhasilan dari 12 percobaan pada Gim 4, 2 dari 8 pada Gim 5, dan 3 dari 7 pada Gim 7. Bagi seorang pemain dengan rata-rata 16,4 poin sepanjang musim, performa pada pertandingan-pertandingan tersebut merupakan penurunan yang drastis.

Karena Reese jarang melakukan tembakan tiga angka, muncul pertanyaan apakah kegagalan tersebut terjadi saat ia mencoba mencetak angka di area dekat keranjang (paint area).

Hanlen memutar cuplikan pertandingan dan memberikan jawaban singkat: "Semuanya adalah layup."

Hal ini membawa Cunningham kembali membahas pertandingan-pertandingan awal. Ia mengatakan bahwa Reese tampak begitu dominan pada Gim 2 dan 3 karena satu alasan sederhana.

"Dia tampil dominan karena dia berhasil memasukkan tembakan-tembakan ini," ujar Sophie Cunningham.

Artikel Tag: WNBA, Angel Reese

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru