Kanal

Berstatus Manajer, Xabi Alonso Dapat Kuasa Besar di Chelsea

Penulis: Fery Andriyansyah
18 Mei 2026, 23:00 WIB

Xabi Alonso ubah arah proyek transfer Chelsea. (Foto: Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Xabi Alonso resmi memulai era baru di Chelsea dengan kekuasaan yang jauh lebih besar dibanding pelatih sebelumnya. Klub London tersebut bahkan disebut mengubah struktur internal demi meyakinkan pelatih asal Spanyol itu menerima proyek baru di Stamford Bridge.

Xabi Alonso diumumkan sebagai manajer baru Chelsea dengan kontrak empat tahun setelah klub mengakhiri kerja sama dengan Liam Rosenior. Berbeda dari era sebelumnya, Alonso kini berstatus manajer penuh, bukan sekadar pelatih kepala dengan kewenangan terbatas.

Perubahan itu disebut menjadi sinyal besar bahwa The Blues ingin memberikan Alonso pengaruh lebih kuat dalam urusan transfer, perekrutan pemain, hingga pengelolaan tim utama. Situasi ini sangat berbeda dibanding beberapa pelatih sebelumnya di era kepemilikan BlueCo.

Dalam pernyataan resminya, Alonso mengaku bangga menjadi manajer Chelsea dan menegaskan ambisinya membawa klub kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. “Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia dan saya sangat bangga menjadi manajer klub ini,” kata Alonso. “Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten dan memenangkan trofi.”

Penunjukan Alonso terjadi setelah Chelsea menganggap perekrutan Liam Rosenior sebagai kesalahan strategi. Menurut laporan ESPN, manajemen klub merasa skuad muda mahal yang dimiliki saat ini membutuhkan sosok pelatih dengan pengalaman dan reputasi besar, bukan sekadar pelatih pengembang pemain muda.

Rosenior sendiri hanya bertahan 106 hari sebelum dipecat setelah serangkaian hasil buruk. The Blues disebut menyadari ruang ganti tim membutuhkan figur yang mampu menghadirkan wibawa dan mendapatkan respek penuh dari para pemain bintang.

Xabi Alonso dinilai cocok karena memiliki reputasi besar sebagai mantan pemain elite serta sukses membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa kekalahan. Chelsea juga dikabarkan ingin bergerak cepat sebelum muncul persaingan dari klub lain, termasuk Liverpool.

Salah satu syarat utama Alonso menerima pekerjaan ini adalah perubahan strategi transfer Chelsea. Setelah menghabiskan lebih dari 2 miliar poundsterling untuk pemain muda dalam beberapa tahun terakhir, klub kini siap beralih mendatangkan lebih banyak pemain senior siap pakai.

The Blues disebut tetap menggunakan jaringan data dan scouting modern mereka, tetapi Alonso akan memiliki suara yang jauh lebih besar dalam menentukan target transfer musim panas nanti. Hal itu dianggap penting untuk membangun skuad yang sesuai dengan filosofi permainannya.

Secara taktik, Chelsea berharap Alonso menerapkan formasi 3-4-2-1 yang sukses besar bersama Bayer Leverkusen. Klub juga sangat antusias melihat bagaimana sistem tersebut bisa mengoptimalkan peran Cole Palmer seperti yang dilakukan Alonso terhadap Florian Wirtz di Jerman.

Meski sempat mengalami periode sulit bersama Real Madrid, Chelsea tetap yakin identitas taktik Alonso adalah bagian yang selama ini hilang dari skuad mahal mereka. Kini, The Blues berharap proyek baru bersama pelatih asal Spanyol itu mampu membawa klub kembali bersaing memperebutkan trofi besar.

Artikel Tag: Chelsea, Xabi Alonso

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru