Bidik Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia Bisa Naturalisasi 3 Pemain Ini
Laurin Ulrich, Dean Zandhbergen dan Markus Pall Elertson bisa jadi opsi naturaliasi Timnas Indonesia.
Berita Timnas - Timnas Indonesia masih membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan untuk menghadapi persaingan menuju Piala Dunia 2030. Sejumlah pemain keturunan pun berpotensi menjadi opsi untuk dinaturalisasi, termasuk tiga nama yang kini berkarier di Eropa.
Saat ini skuad Garuda bisa dibilang performanya masih kurang memenuhi ekspektasi. Terlebih lini depan Indonesia dinilai kurang tajam meskipun kerap kali sudah bisa bermain apik.
Beberapa nama pemain keturunan Indonesia yang kini berkiprah di Eropa tengah menjadi incaran. Ada tiga pemain keturunan yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia pada masa mendatang.
Nama pertama adalah Laurin Ulrich, gelandang serang milik VfB Stuttgart yang sedang dipinjamkan ke SC Paderborn. Pemain berdarah Indonesia dari sang ayah itu sudah tampil dalam dua pertandingan resmi Paderborn musim ini.
Dean Zandhbergen
Berikutnya ada Dean Zandbergen. Penyerang keturunan Indonesia dari sang ibu tersebut sebelumnya memperkuat VVV Venlo. Pada awal musim 2026/2027, Zandbergen tampil tajam dengan mencetak empat gol dari empat pertandingan di Liga 2 Belanda. Performa itu kemudian membuatnya pindah ke Dinamo Bucuresti di Rumania.
Markus Pall Elertson
Nama terakhir adalah Markus Pall Elertson yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Kristin Egilsdotti, yang lahir di Jakarta. Penyerang IA Akranes tersebut tampil produktif di Liga 1 Islandia 2026. Ia telah mencetak 11 gol dari 21 pertandingan dan untuk sementara menjadi top skor kompetisi.
Ketiga pemain tersebut memiliki profil berbeda. Ulrich dapat bermain sebagai gelandang serang, sedangkan Zandbergen dan Elertson merupakan penyerang yang bisa menambah opsi di lini depan.
Jika proses naturalisasi memungkinkan, ketiganya berpotensi menjadi tambahan kekuatan bagi Timnas Indonesia. Terlebih, skuad Garuda tengah membangun tim untuk target jangka panjang, termasuk menghadapi persaingan menuju Piala Dunia 2030.
Artikel Tag: Timnas Indonesia, Piala Dunia 2030, Laurin Ulrich