Kanal

Bintang Jepang, Chiharu Shida Dikontrak 25 Miliar Oleh Perusahaan China

Penulis: Yusuf Efendi
29 Agu 2026, 10:45 WIB

Chiharu Shida/[Foto:Ltnsports]

Chiharu Shida, peraih medali perunggu ganda putri bulu tangkis Olimpiade Paris 2024, menikmati popularitas yang luar biasa di Vietnam, tetapi kritik juga muncul di Jepang yang mempertanyakan apakah ia lebih fokus pada kegiatan acara daripada profesi utamanya.

Pada tanggal 28 (waktu Korea), media Jepang 'The Answer' menyoroti kehadirannya di sebuah acara baru-baru ini di Vietnam, dengan menyatakan, "Shida menunjukkan popularitas yang luar biasa di luar negeri."

Pada tanggal 26, Shida mengungkapkan di Instagram-nya, "Saya mengunjungi Vietnam untuk pertama kalinya dalam 10 tahun. Saya sangat senang bisa kembali ke Vietnam, tempat saya memenangkan kompetisi internasional pertama saya, dengan cara ini."

Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan Li-Ning, sebuah perusahaan peralatan olahraga Tiongkok yang memiliki kontrak dengan Shida.

Banyak penggemar memadati lokasi acara untuk melihat Chiharu Shida, dan penggemar Jepang bereaksi dengan komentar seperti, "Seperti yang diharapkan, dia telah melampaui idola," dan "Saya senang melihatnya tersenyum begitu lebar."

Namun, tidak semua reaksi sepenuhnya positif.

Seorang penggemar berkomentar, "Dia belum berpartisipasi dalam turnamen baru-baru ini dan hanya mengikuti acara-acara tertentu," menambahkan, "Sejak pengumuman pembubaran pasangannya dengan Igarashi, belum ada pembicaraan tentang pasangan baru. Dia berbakat, jadi saya ingin melihatnya berprestasi di bulu tangkis juga."

Chiharu Shida menjadi bintang di bulu tangkis Jepang setelah memenangkan medali perunggu di ganda putri bersama Nami Matsuyama di Olimpiade Musim Panas Paris 2024.

Dilengkapi dengan keterampilan luar biasa dan penampilan yang cantik, ia dijuluki "Dewi Bulu Tangkis" atau "Idola Bulu Tangkis" dan telah menerima banyak tawaran iklan.

Ia juga memiliki 1,13 juta pengikut di Instagram. Meskipun merupakan pemain bulu tangkis perwakilan Jepang, ia baru-baru ini menerima tawaran kontrak senilai lebih dari 2 miliar won per tahun atau berkisar 25 miliar rupiah dari Li Ning dan mengganti peralatannya dari merek Jepang tersebut.

Chiharu Shida mengganti pasangannya dari Matsuyama ke Igarashi segera setelah Kejuaraan Dunia di Paris tahun lalu untuk mengejar tujuan yang lebih tinggi, tetapi ia belum mencapai hasil yang signifikan di turnamen internasional.

Shida tersingkir di babak pertama semua turnamen yang diikutinya musim ini: Malaysia Open, All England Open, dan Indonesia Open (semuanya Super 1000).

Kegagalannya menghasilkan hasil menyebabkan peringkat dunianya turun, dan ia dikeluarkan dari daftar tim nasional Jepang untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan diadakan di negara asalnya pada bulan September.

Juli lalu, ia menarik diri dari Japan Open (Super 750) dan China Open (Super 1000) karena cedera.

Selanjutnya, Shida mengumumkan perpisahannya dengan pasangannya Igarashi pada tanggal 2. Tentu saja, ia tidak berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia yang berakhir di India pada tanggal 23, dan sekarang ia berada dalam situasi di mana ia harus memulai dari awal dengan mencari pasangan baru.

Dengan kemunculannya baru-baru ini di sebuah acara di Vietnam setelah jarang tampil di turnamen internasional, pertanyaan-pertanyaan semakin berkembang di kalangan penggemar Jepang mengenai karier masa depan Chiharu Shida dan pasangan barunya.

Artikel Tag: Li Ning, Chiharu Shida, Arisa Iragashi, Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru