☰
Kanal
✕

Bintang Muda Sunderland Diperebutkan Liverpool dan Newcastle

Penulis: Fery Andriyansyah
05 Nov 2026, 07:00 WIB

Noah Sadiki menjadi komoditas panas bursa transfer setelah dipantau ketat Liverpool dan Newcastle United. (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)

Berita Transfer: Liverpool dan Newcastle United dilaporkan menjadi barisan terdepan yang memantau perkembangan gelandang Sunderland, Noah Sadiki. Pemain berusia 21 tahun tersebut mendadak menjadi komoditas panas yang diperebutkan klub-klub besar menjelang dibukanya bursa transfer Januari 2027.

Kedua klub Premier League tersebut terus mengirimkan tim pemandu bakat untuk menilai performa Sadiki secara langsung. Liverpool menganggap gelandang berkebangsaan Republik Demokratik Kongo itu mampu memberikan energi segar serta dinamika baru di lini tengah mereka, sedangkan Newcastle juga menaruh perhatian besar pada perkembangan sang pemain.

Menurut laporan Hooligan Soccer, persaingan untuk mengamankan servis mantan pemain Union Saint-Gilloise ini tidak hanya terjadi di Inggris. Dua raksasa Serie A, Juventus dan Napoli, dilaporkan ikut memantau situasi sang gelandang, bersama dengan raksasa La Liga, Atletico Madrid. Chelsea dan Manchester United pun sebelumnya sempat menaruh minat pada pemain muda tersebut.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada negosiasi formal yang dibuka oleh pihak-pihak terkait. Klub-klub peminat masih dalam tahap pemantauan serta evaluasi sebelum menentukan langkah konkret pada jendela transfer mendatang.

Performa impresif Sadiki di atas lapangan memang membuat nilainya melonjak drastis. Setelah mencatatkan 35 penampilan di semua kompetisi musim lalu, ia telah tampil sebagai starter dalam 11 dari 12 pertandingan Sunderland musim ini, termasuk dua laga di ajang Liga Europa. Di tingkat internasional, pemain kelahiran 2004 tersebut telah mengoleksi 26 penampilan bersama timnas DR Kongo dan sempat beraksi di panggung Piala Dunia.

Pihak manajemen Sunderland sendiri tidak terburu-buru untuk melepas aset berharganya tersebut. The Black Cats memboyong Noah Sadiki pada 2025 lalu dan mengikatnya dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2030, memberikan posisi tawar yang sangat kuat bagi klub dalam setiap proses negosiasi.

Posisi kuat tersebut tecermin dari label harga tinggi yang dipasang manajemen. Sunderland dikabarkan menuntut nilai transfer minimal 55 hingga 60 juta euro sebelum mempertimbangkan penjualan, meski nilai pasar sang pemain saat ini ditaksir berada di angka 40 juta euro. Selain mahar pokok, The Black Cats juga meminta bonus berbasis performa serta klausul persentase penjualan di masa depan.

Keunggulan utama Sadiki terletak pada fleksibilitas posisinya di lapangan hijau. Selain berposisi alami sebagai gelandang tengah, ia juga lihai bertindak sebagai gelandang bertahan maupun diturunkan di posisi bek kanan jika dibutuhkan. Kemampuannya merebut bola, ketenangan di bawah tekanan, serta pusat gravitasi yang rendah dinilai sangat cocok dengan intensitas sepak bola modern.

Bagi manajemen Liverpool, fleksibilitas serta kemampuan Sadiki dalam mengalirkan bola menjadikannya opsi investasi jangka panjang yang sangat menarik. Sementara itu, jajaran pelatih Newcastle United memandangnya sebagai amunisi dinamis yang bisa mengisi beberapa peran taktis di lini tengah.

Sikap tegas Sunderland kini menjadi ganjalan utama bagi para peminat. Dengan durasi kontrak yang masih sangat panjang, klub peminat dipaksa merogoh kocek lebih dalam jika benar-benar ingin mendaratkan Noah Sadiki pada bursa transfer mendatang.

Artikel Tag: Liverpool, Newcastle United, Sunderland, Noah Sadiki

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru