Abdul Mumin Ungkap Alasan Pilih Girona setelah Tinggalkan Rayo Vallecano
Abdul Mumin tertarik proyek Girona dan siap membawa kekuatan berbeda. (Foto: Girona FC)
Berita Liga Spanyol: Abdul Mumin resmi bergabung dengan Girona sebagai pemain bebas transfer setelah meninggalkan Rayo Vallecano. Bek tengah Ghana berusia 28 tahun itu menandatangani kontrak tiga tahun yang membuatnya terikat dengan klub hingga 2029. Namun, keputusan pindah ke Montilivi bukan semata karena mencari klub baru, melainkan juga ketertarikannya terhadap proyek Girona.
Mumin mengaku gaya permainan Girona menjadi salah satu faktor terbesar yang membuatnya menerima tawaran tersebut. Ia melihat klub asal Catalan itu berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan memiliki pendekatan sepak bola yang menarik bagi pemain yang ingin meningkatkan kemampuan serta karier profesionalnya.
"Hal utama yang membuat saya tertarik kepada Girona adalah klub itu sendiri. Saya pikir Girona memiliki banyak sejarah. Dalam beberapa tahun terakhir, jenis sepak bola yang mereka mainkan sangat menarik. Saya percaya bagi semua pesepak bola yang ingin berkembang dalam karier profesional, ini adalah proyek yang patut mereka perhatikan," kata Mumin.
Perkembangan Girona memang membuat klub tersebut menjadi salah satu proyek menarik di sepak bola Spanyol. Berdiri pada 1930, Girona menghabiskan puluhan tahun di luar kasta teratas sebelum akhirnya promosi ke LaLiga pada 2022 dan mulai membangun posisi yang lebih kuat di kompetisi tersebut.
Puncak perkembangan itu terjadi pada musim 2023/24 ketika Girona secara mengejutkan finis di posisi ketiga LaLiga. Hasil tersebut membawa mereka ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub sekaligus memperkuat reputasi mereka sebagai tim dengan pendekatan sepak bola menyerang dan berbasis penguasaan bola.
Abdul Mumin kini ingin memberikan karakter berbeda yang tetap dapat melengkapi identitas tersebut. Ia mengakui kekuatan utamanya berada dalam aspek bertahan, meski merasa cukup nyaman ketika harus terlibat dalam permainan dengan bola di kakinya.
"Saya adalah pemain yang sangat defensif. Saya juga tidak buruk ketika menguasai bola. Saya merupakan bek tengah yang suka bermain sepak bola, tetapi saya sangat menikmati aktivitas bertahan," ujar Mumin.
Mumin merasa kemampuan bertahan menjadi aspek terpenting dalam permainannya. Selama bertahun-tahun, ia terus berusaha meningkatkan berbagai elemen dalam tugas sebagai bek tengah agar dapat menghadapi situasi pertahanan yang berbeda.
"Kekuatan utama saya di lapangan pada dasarnya adalah semua aspek dalam bertahan. Selama bertahun-tahun saya berusaha meningkatkan seluruh aspek pertahanan," kata Mumin.
Selain kemampuan bertahan secara umum, Mumin juga menilai dirinya memiliki keunggulan dalam menghadapi bola-bola panjang. Kemampuan tersebut dapat menjadi tambahan penting bagi Girona, terutama ketika mereka membutuhkan variasi dalam membangun permainan atau menghadapi tekanan lawan.
"Saya juga cukup bagus dalam menghadapi bola-bola panjang," tutur Abdul Mumin.
Dengan kontrak hingga 2029, Mumin kini memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari fase baru perkembangan Girona. Ia membawa pengalaman dari Rayo Vallecano sekaligus karakter bertahan yang kuat, sementara klub berharap kehadirannya dapat memperkaya skuad yang selama beberapa tahun terakhir dikenal dengan gaya bermain progresif.
Artikel Tag: Rayo Vallecano, Girona