Kanal

Absennya Odegaard dan Dampak Eze pada Kreativitas Arsenal

Penulis: Yuliana Farida
12 Mar 2026, 17:39 WIB

Absennya Odegaard dan Dampak Eze pada Kreativitas Arsenal - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal: Absennya Martin Odegaard Menghambat Kreativitas Arsenal dalam Laga Kontra Bayer Leverkusen

Kehadiran Martin Odegaard yang absen tampaknya menjadi kendala besar bagi kreativitas serangan Arsenal. Dalam laga melawan Bayer Leverkusen, peta distribusi umpan menunjukkan betapa besarnya masalah ini bagi skuad asuhan Mikel Arteta.

Pada pertandingan Rabu malam, The Gunners untuk pertama kalinya gagal meraih kemenangan di ajang Liga Champions musim ini. Tim asuhan Kasper Hjulmand berhasil melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh pimpinan klasemen Bundesliga, Bayern Munich. Meski kesempatan besar sempat tercipta, seperti saat Gabriel Martinelli menendang bola ke tiang dan sundulan Jurrien Timber yang menyamping, ancaman nyata dari Arsenal tetap minim. Viktor Gyokeres bahkan tidak mencatatkan satu tembakan pun.

Untuk dapat meraih kemenangan dalam laga krusial ini, Arsenal membutuhkan kontribusi dari pemain seperti Bukayo Saka. Namun, kreativitas di sektor penyerangan jelas kurang maksimal. Usai pertandingan, grafik peta umpan menunjukkan kekosongan di sekitar area kotak penalti lawan, seolah ada "lubang Odegaard" di tengah serangan Arsenal.

Meski performa Odegaard musim ini belum mencapai puncaknya akibat cedera berulang, statistik menunjukkan betapa pentingnya peran sang kapten. Berdasarkan data dari Opta, Odegaard menciptakan rata-rata 2,4 peluang dari permainan terbuka per 90 menit, lebih banyak dibandingkan pemain lain seperti Saka atau Martinelli. Bahkan dalam hal umpan ke dalam kotak penalti, Odegaard unggul dengan rata-rata 7,9 umpan per 90 menit.

Mikel Arteta mengakui bahwa absennya Odegaard adalah kehilangan besar, namun ia menekankan bahwa Arsenal memiliki pemain berbakat lainnya. "Martin memiliki kualitas berbeda, tetapi kami juga memiliki pemain dengan banyak talenta," ungkap Arteta. Ia menambahkan bahwa eksekusi serangan harus berada di level yang lebih tinggi untuk menciptakan ancaman nyata di sekitar kotak penalti.

Odegaard diperkirakan baru akan kembali setelah jeda internasional, atau mungkin lebih cepat tergantung pemulihannya. Sementara itu, Arteta perlu menemukan solusi alternatif, salah satunya mungkin dengan mengandalkan Kai Havertz yang menunjukkan potensi menjanjikan saat dipasangkan dengan Gyokeres.

Dalam situasi ini, jelas bahwa kehadiran Odegaard bisa sangat membantu mengatasi masalah kreativitas tim, meski tidak serta-merta menjadi solusi instan. Namun, kontribusinya yang signifikan dalam menciptakan peluang jelas merupakan aset berharga bagi The Gunners.

Artikel Tag: Arsenal, Martin Odegaard

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru