Alejandro Garnacho Dapat Kesempatan Terakhir dari Unai Emery
Stephen Warnock peringatkan Alejandro Garnacho soal masa depannya. (Foto: Adam Davy/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Alejandro Garnacho dinilai sedang menghadapi kesempatan penting untuk menyelamatkan kariernya di Premier League setelah bergabung dengan Aston Villa sebagai pemain pinjaman dari Chelsea. Stephen Warnock bahkan menyebut Garnacho mungkin sedang mendapatkan kesempatan terakhirnya untuk membuktikan diri di kompetisi tersebut setelah gagal mempertahankan performa terbaiknya bersama Manchester United.
Alejandro Garnacho bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman selama satu musim. Kesepakatan tersebut juga memiliki kewajiban pembelian permanen bersyarat, sehingga performanya bersama klub asuhan Unai Emery berpotensi menentukan masa depannya di Inggris dalam jangka panjang.
Pemain asal Argentina itu menjalani debut kompetitifnya untuk Villa ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam kekalahan telak 0-4 dari Brighton pada pertandingan pembuka Premier League akhir pekan lalu. Sebelumnya, Garnacho melewatkan dua laga pramusim terakhir dan pertandingan Piala Super Eropa melawan Paris Saint-Germain akibat cedera.
Stephen Warnock menilai Garnacho harus segera menunjukkan perkembangan jika ingin mengubah situasinya. Mantan bek Aston Villa tersebut bahkan merasa pemain berusia 22 tahun itu tidak memiliki banyak kesempatan lagi untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi pemain penting di Premier League.
"Dia harus melakukan sesuatu karena ini hampir menjadi kesempatan terakhirnya di Premier League. Setelah ini, dia mungkin akan pergi," kata Stephen Warnock kepada PariuriX.com.
Menurut Warnock, potensi Garnacho sebenarnya tidak perlu dipertanyakan. Masalah utamanya terletak pada pengambilan keputusan dan efektivitas ketika berada di sepertiga akhir lapangan. Ia menilai Garnacho terkadang terlalu banyak melakukan aksi individu ketika situasi sebenarnya tidak mengharuskannya melewati pemain lawan.
"Hal terbesar tentang dia adalah kami tahu dia punya potensi besar. Terkadang dia terlalu berlebihan, berpikir bisa melewati pemain ketika sebenarnya tidak perlu. Itu mungkin kelemahan terbesarnya saat ini," ujar Warnock.
Warnock meminta Garnacho memanfaatkan kesempatan bekerja bersama Emery. Ia menilai manajer asal Spanyol tersebut memiliki kemampuan luar biasa dalam melatih pemain dan Garnacho harus benar-benar menerima instruksi yang diberikan jika ingin mengembalikan performa terbaiknya.
"Dengan Unai Emery, dia harus mendengarkannya dan belajar darinya. Saya pernah melihatnya bekerja di lapangan latihan, dia luar biasa. Garnacho harus menerima apa yang dikatakannya dan bekerja keras tanpa bola," kata Warnock.
Namun, Warnock juga memiliki kekhawatiran terhadap kemampuan Emery dalam mendatangkan pemain. Ia menilai beberapa pemain yang direkrut Villa selama masa kepemimpinan Emery justru tidak bertahan lama karena gagal memenuhi ekspektasi atau membuat sang manajer kehilangan kesabaran.
"Kekhawatiran terbesar saya tentang Aston Villa dan Unai Emery saat ini adalah rekornya dalam membeli pemain tidak terlalu bagus. Jika melihat pemain yang datang, mereka cukup cepat dilepas karena tidak benar-benar berhasil atau Emery frustrasi dengan mereka," tuturnya.
Warnock berharap Alejandro Garnacho dapat menjadi pengecualian. Menurutnya, pemain tersebut memiliki kemampuan untuk menjadi penentu pertandingan, tetapi harus lebih dulu mengembalikan kepercayaan diri dan memperbaiki sikapnya ketika berada di lapangan.
"Saya berharap Garnacho berbeda karena dia punya kemampuan menjadi pemenang pertandingan. Namun, dia harus mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan mengurangi sedikit kesombongannya," kata Warnock.
Warnock tidak sepenuhnya menganggap sikap percaya diri sebagai masalah karena pemain dengan karakter seperti Garnacho memang membutuhkan keberanian. Namun, ia mengingatkan adanya batas tipis antara kepercayaan diri dan kesombongan yang justru dapat merugikan perkembangan seorang pemain.
"Saya menyukai sikap percaya diri, tetapi ada garis yang sangat tipis antara kesombongan dan kepercayaan diri. Dia harus menjadi pemain yang percaya diri sekaligus berani, tetapi bukan pemain yang arogan," pungkas Warnock.
Artikel Tag: Premier League, Aston Villa, Unai Emery, Stephen Warnock, Alejandro Garnacho