Alessandro Bastoni Merasa Berutang kepada Rakyat Italia
Bek tengah timnas Italia Alessandro Bastoni (Image: FIGC)
Berita Sepak Bola: Bek tengah timnas Italia, Alessandro Bastoni, menerangkan bahwa dirinya merasa berutang kepada seluruh negeri seiring dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Gli Azzurri kembali berupaya di UEFA Nations League setelah menderita kekalahan 0-2 dari Belgia pada pertandingan pertama yang diselenggarakan di Stadio Olimpico, Roma.
Pada Selasa (29/9) dini hari WIB, timnas Italia melawat ke Turki dan berhasil unggul cepat lewat gol Alessandro Bastoni, yang disambung Davide Frattesi dan Michael Kayode sebelum jeda turun minum.
Sempat kebobolan melalui Baris Yilmaz di awal babak kedua, gol Francesco Pio Esposito membuat duel berakhir dengan skor telak 4-1 yang sekaligus memberikan kemenangan perdana bagi pelatih Roberto Mancini untuk periode keduanya melatih La Nazionale.
Itu merupakan penampilan perdana Bastoni sejak kekalahan di Zenica dari Bosnia dan Herzegovina, yang membuat Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Sebagai pengingat Italia kalah adu penalti dari Bosnia setelah duel berakhir imbang 1-1 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.
Mereka sempat unggul melalui Moise Kean, namun kartu merah Bastoni di pengujung babak pertama mengubah keadaan.
Sang bek tengah Inter Milan mengakui bahwa pikirannya masih tertinggal di Zenica, namun dia merasa berutang kepada seluruh negeri dan bisa membimbing rekan-rekan setimnya, terutama para pemain muda.
"Mengenang Zenica adalah hal yang tak terhindarkan, saya akan selalu berhutang budi kepada semua orang Italia selama empat tahun ke depan," kata Bastoni, seperti dilansir dari Tuttosport.
"Tapi saya tahu apa yang bisa saya berikan, bersama dengan semua rekan setim saya. Kami tahu kami telah mencapai titik terendah, tetapi kami adalah kelompok baru yang muda, dan kami sangat ingin kembali ke jalur yang benar."
Artikel Tag: Timnas Italia, Alessandro Bastoni