Kanal

'Amarah' Jadi Bahan Bakar Persib Ketika Jamu Ratchaburi FC

Penulis: M. Aldi
17 Feb 2026, 16:15 WIB

Pelatih Persib, Bojan Hodak dalam jumpa pers jelang laga melawan Ratchaburi

Berita Super League Indonesia: Target untuk meraih kemenangan sudah disusun Persib. Bukan dari aspek taktik, mental pemain juga diperhatikan tim pelatih jelang laga penting menghadapi Ratchaburi FC.

Persib mengusung misi menang dengan selisih empat gol di laga leg kedua 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Pasalnya di pertemuan pertama yang mentas di Thailand, Maung Bandung takluk tiga gol tanpa balas.

Bojan Hodak selaku pelatih menyebut banyak faktor yang perlu disoroti, termasuk mental pemain yang ambruk usai kalah telak. Namun menurutnya semangat dan motivasi Thom Haye dan kawan-kawan masih tetap membara.

Kekalahan 0-3 di Stadion Ratchaburi justru melecut pemain untuk tampil lebih baik. Perasaan marah dan kecewa menjadi bahan bakar tambahan ketika bermain sebagai tuan rumah pada Rabu (18/2) besok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

"Sebenarnya, mengentai mental itu anda tidak perlu mempersiapkannya. Mereka sudah tahu. Setelah laga, banyak dari mereka merasa marah. Banyak dari mereka merasa kecewa mengenai hasil di pertandingan itu," ujar Bojan di Stadion GBLA, Selasa (17/2).

Sebenarnya Persib bisa mengimbangi permainan dari Ratchaburi di leg pertama dan memiliki cukup banyak peluang. Sayang semua percobaan gagal menghasilkan gol dan itu dihukum oleh efektivitas sang lawan.

Tapi performa tim yang cukup bagus juga dijadikan modal untuk leg kedua. Bojan Hodak yakin pasukannya akan bisa membuat perbedaan di leg kedua jika bisa tampil lebih tenang dan klinis ketika tertekan.

"Dan juga mereka tahu mereka harusnya bisa bermain lebih baik. Satu hal, seperti yang saya sampaikan, mereka hanya perlu keluar bertanding, menampilkan yang terbaik, dan saya yakin hasilnya akan hadir," pungkasnya.

Artikel Tag: Persib, bojan hodak, Ratchaburi FC, AFC Champions League Two

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru