Analisis: Diego Moreira Jadi Solusi Berbagai Kebutuhan Taktik Amorim
Diego Moreira
Berita Liga Italia: Fleksibilitas Diego Moreira dinilai bisa jadi solusi kebutuhan taktik Ruben Amorim di AC Milan. Pemain asal Belgia itu pernah bermain di enam posisi berbeda.
Winger asal Belgia, Diego Moreira resmi bergabung dengan AC Milan dari Strasbourg lewat kesepakatan senilai 50 juta euro plus bonus, yang menurut Fabrizio Romano bisa melampaui 60-65 juta euro.
Angka ini menjadikannya rekrutan termahal kedua sepanjang sejarah klub, setelah Goncalo Ramos yang datang beberapa pekan sebelumnya dari Paris Saint-Germain, dengan nilai kesepakatan mencapai 75 juta Euro.
Berbeda dari kebanyakan rekrutan baru yang perannya sudah jelas sejak awal, posisi pasti Moreira di lini serang Milan masih menjadi pertanyaan besar.
Sepanjang karirnya, mulai dari masa di tim junior Benfica hingga Strasbourg, Chelsea, dan Lyon, ia tercatat pernah bermain sebagai winger kiri, winger kanan, wing-back kiri, bek kiri, hingga gelandang serang.
Posisi yang paling sering ia tempati adalah sebagai winger kiri, dengan catatan delapan gol dan 11 assist dalam 45 pertandingan.
Terobosannya di Strasbourg pada musim 2024/2025 terjadi berkat arahan pelatih saat itu, Liam Rosenior, yang menempatkannya sebagai wing-back dalam skema 3-4-2-1, skema serupa yang kini digunakan Amorim.
Amorim sendiri dinilai memahami betul bahwa Moreira bisa jadi senjata serangan balik mematikan, bahkan saat ditempatkan di belakang striker.
Kehadirannya juga diprediksi menguntungkan Goncalo Ramos di lini depan, mengingat rekam jejak Moreira di Strasbourg turut membantu mendongkrak produktivitas gol rekan setimnya kala itu.
Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Diego Moreira