Analisis: Udinese Lemah di Lini Belakang, Bisa Dieksploitasi Inter Milan
Inter Milan
Berita Liga Italia: Analisis taktis mengungkap kelemahan lini belakang Udinese yang berpotensi dimanfaatkan Inter Milan dalam pertandingan pekan ke-4 Serie A musim ini.
Meski tampil positif di awal musim dengan koleksi 4 poin dari tiga laga, Udinese menyisakan sejumlah celah di lini pertahanan yang berpotensi dimanfaatkan Inter Milan dalam laga di San Siro.
Menurut analisis Inter.it, ketiga laga awal Udinese musim ini memiliki pola serupa: mampu unggul lebih dulu berkat serangan vertikal maupun bola mati, namun selalu kebobolan balik di babak kedua akibat penurunan intensitas.
Como sempat nyaris membalikkan keadaan di menit-menit akhir laga pembuka, Monza sempat mendekati skor imbang, sementara Lazio akhirnya berhasil membalikkan keadaan pekan lalu.
Salah satu penyebab utamanya adalah buruknya penjagaan di area kotak penalti, terutama dalam situasi bola mati. Como sempat menyamakan kedudukan lewat sepak pojok, dengan Chalobah lolos dari kawalan dan Douvikas dibiarkan bebas.
Sementara Monza mencetak dua gol akibat kesalahan posisi lini pertahanan yang menyisakan ruang bagi pemain lawan di tengah kotak penalti, pola serupa yang juga dimanfaatkan Lazio lewat pergerakan Frattesi dan Gudmundsson.
Udinese sendiri akan tampil ke San Siro tanpa Nicolo Zaniolo dan Jakub Piotrowski akibat cedera, ditambah ketidakpastian soal kesiapan Oumar Solet.
Sebagian besar serangan Udinese juga bergantung pada dua pemain sayap, Mergim Vojvoda dan Hassane Kamara, dengan Vojvoda tercatat sebagai pemain dengan sentuhan bola terbanyak di timnya (rata-rata 72 per laga), sementara Kamara sudah mengoleksi dua gol musim ini berkat perannya yang lebih ofensif.
Artikel Tag: Inter Milan, Udinese, Liga Italia