Anis Hadj Moussa Batal ke Al Ittihad Batal, Direktur Feyenoord Buka Suara
Direktur Feyenoord sebut tawaran Al Ittihad untuk Anis Hadj Moussa picu kecurigaan hingga transfer resmi dibatalkan. (Foto: Antonio Pozo / Pressinphoto / Icon Sport)
Berita Transfer: Direktur Umum Feyenoord, Robert Eenhoorn, mengungkapkan alasan di balik kegagalan transfer Anis Hadj Moussa ke klub Arab Saudi, Al Ittihad, pada tenggat waktu bursa transfer. Manajemen klub raksasa Belanda tersebut mendapati detail penawaran bernilai rekor klub sebesar 42,5 juta euro yang diajukan Al Ittihad memicu kecurigaan besar.
Feyenoord pada akhirnya menolak mentah-mentah tawaran untuk winger asal Aljazair tersebut setelah Al Ittihad gagal memenuhi syarat jaminan bank (bank guarantee) yang diminta. Eenhoorn menilai struktur pembayaran awal yang diajukan pihak Al Ittihad sangat tidak masuk akal untuk transaksi bernilai tinggi.
"Dalam penawaran pertama yang kami terima, pembayaran termin pertama hanya sebesar 10 persen dari total nilai transfer. Hal itu langsung memicu tanda bahaya bagi kami. Itulah mengapa kami meminta jaminan bank, yang mana tidak pernah mereka berikan. Jadi menurut saya penawaran itu tidak pernah serious," kata Eenhoorn saat diwawancarai oleh ESPN.
Laporan media Arab Saudi menyebutkan bahwa Al Ittihad keberatan membekukan dana untuk jaminan bank karena penawaran tersebut sudah mencapai batas maksimal anggaran yang mereka miliki. Kegagalan mencapai kesepakatan jaminan finansial membuat kesepakatan batal terlaksana meski sang pemain sempat mengutarakan keinginan untuk pindah.
Selain Anis Hadj Moussa, Eenhoorn juga membeberkan situasi bek kanan muda Givairo Read yang sempat dilirik klub Italia, AS Roma. Feyenoord memilih mempertahankan sang pemain lantaran dinilai masih memiliki potensi besar dan menjadi pilar penting tim di masa depan.
"Kami merasa Read perlu bermain lebih banyak pertandingan lagi dan masih bisa memberikan kontribusi lebih. Anda dapat melihat sendiri sekarang dia menjadi pemain kunci dan kembali mencuri perhatian. Kami mengibaratkannya seperti memiliki lukisan Rembrandt dan Van Gogh di dinding; jika Anda tidak menjualnya, nilainya akan tetap berada di sana," ujar Eenhoorn menambahkan.
Keputusan mempertahankan kedua pemain terbukti tepat bagi Feyenoord musim ini. Klub berjuluk De Kuip tersebut saat ini memuncaki klasemen Eredivisie, dengan Hadj Moussa menyumbangkan lima gol dan satu assist, sementara Read mengemas lima assist dari sembilan laga awal.
Artikel Tag: Feyenoord, Al Ittihad