Kanal

Arsenal Menyesal Lepas Ethan Nwaneri ke Marseille

Penulis: Yuliana Farida
24 Feb 2026, 18:45 WIB

Arsenal Menyesal Lepas Ethan Nwaneri ke Marseille - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal: Ethan Nwaneri Memulai Petualangan Baru di Marseille yang Penuh Tantangan

Ethan Nwaneri, pemain muda Arsenal, memulai masa peminjamannya di Marseille dengan penuh harapan pada jendela transfer Januari. Namun, klub tersebut menghadapi banyak perubahan tak lama setelah kedatangannya. Pemain berusia 18 tahun ini menjalani bulan pertama yang penuh gejolak di Prancis, setelah mengalami pergantian manajer dan harus puas dengan bangku cadangan.

Nwaneri meninggalkan The Gunners karena minimnya waktu bermain reguler. Dari 12 penampilannya bersama skuad asuhan Mikel Arteta, dia hanya mengumpulkan total 515 menit di lapangan dan belum pernah menjadi starter di laga liga musim ini. Namun, situasi itu berubah drastis setelah bergabung dengan Marseille. Pelatih yang kala itu menjabat, Roberto De Zerbi, langsung memasukkannya ke dalam susunan pemain utama sehari setelah kedatangan Nwaneri. Dalam pertandingan melawan Lens, dia mencetak gol hanya dalam 13 menit, membantu kemenangan 3-1 di kandang.

Debut impresif Nwaneri seolah membuktikan keputusan Arsenal meminjamkan pemain mudanya tepat. Dia mendapatkan tiga kali kesempatan menjadi starter di bawah arahan De Zerbi, tetapi nasib baik itu tidak bertahan lama. Pada dua pertandingan terakhir De Zerbi, Nwaneri ditarik keluar saat jeda, termasuk saat Marseille kalah telak 5-0 dari PSG, yang berujung pada pemecatan sang pelatih.

Fabrice Lamperti, jurnalis dari La Provence yang meliput Marseille, menyatakan bahwa saat ini Arsenal mungkin menyesali keputusan tersebut. "Dia tidak banyak bermain, manajer sudah pergi, dan situasinya kacau," ungkap Lamperti kepada football.london. Meski demikian, pengalaman ini dianggap sebagai pelajaran berharga bagi Nwaneri untuk berkembang, terutama dalam hal mental.

Selepas pemecatan De Zerbi, pelatih sementara Jacques Abardonado tidak memberikan kesempatan bermain kepada Nwaneri dalam laga melawan Strasbourg. Manajer baru, Habib Beye, memberinya 20 menit bermain saat Marseille kalah 2-0 dari Brest. Meskipun ada kemungkinan Nwaneri bisa kembali ke tim utama, gaya bermain Beye yang berbeda dari De Zerbi serta kemungkinan implikasi finansial, membuat Lamperti pesimistis Nwaneri akan bertahan di Marseille lebih lama dari musim ini.

Nwaneri dikabarkan akan kembali ke Arsenal setelah masa pinjamannya, mengingat tidak ada opsi pembelian. Lamperti menambahkan bahwa jika Marseille gagal lolos ke Liga Champions musim depan, besar kemungkinan akan ada banyak perubahan di klub tersebut.

Di tengah situasi ini, para suporter Marseille juga melakukan aksi boikot stadion saat pertandingan melawan Strasbourg, sebagai bentuk protes terhadap jajaran manajemen klub. Nwaneri, yang datang untuk belajar dari De Zerbi sesuai keinginan Arteta, kini terjebak dalam situasi krisis di klub barunya. "Dia datang untuk belajar, tetapi justru menemukan dirinya di tengah kekacauan," tambah Lamperti.

Sebuah tantangan besar bagi seorang pemain muda yang baru meninggalkan klub asalnya dan menghadapi krisis di klub baru. Namun, semua ini merupakan bagian dari perjalanan karir yang bisa membentuknya menjadi pemain yang lebih tangguh.

Artikel Tag: Arsenal, Ethan Nwaneri

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru