Kanal

Atalanta Gagal Pertahankan Momentum, Palladino Sesalkan Kekalahan dari Cagliari

Penulis: Amalia Sihotang
28 Apr 2026, 03:18 WIB

Atalanta Gagal Pertahankan Momentum, Palladino Sesalkan Kekalahan dari Cagliari - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia kembali menghadirkan drama menegangkan dalam duel antara Cagliari dan Atalanta di Stadio Sant’Elia, di mana tim tamu harus menelan kekalahan pahit 3-2. Hasil ini sekaligus memupuskan harapan Atalanta untuk menembus enam besar di klasemen.

Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, mengungkapkan permintaan maafnya setelah laga berakhir. “Kami kebobolan gol ketika kami seolah masih berada di ruang ganti,” ujar Palladino dengan nada kekecewaan. Dia mengakui bahwa skuadnya masih merasakan kelelahan baik fisik maupun mental setelah tersingkir dari semifinal Coppa Italia melawan Lazio lewat drama adu penalti.

Cagliari, yang tampil penuh motivasi, langsung mengejutkan dengan gol cepat dari pemain muda, Paul Mendy, hanya 16 detik setelah peluit dimulainya pertandingan. Tidak berhenti di situ, Mendy kembali menggandakan keunggulan tuan rumah hanya tujuh menit berselang. Meski Gianluca Scamacca berhasil menyamakan kedudukan dengan dua golnya, Gennaro Borrelli memastikan kemenangan Cagliari di awal babak kedua.

Palladino merasa frustrasi dengan performa punggawanya. "Kami berharap bisa bangkit hari ini, tetapi kenyataannya tidak demikian. Kami meminta maaf kepada para pendukung karena tidak bisa menjaga harapan tampil di Eropa tetap hidup," tambahnya.

Kemenangan Cagliari ini membuat mereka semakin jauh dari zona degradasi, unggul delapan poin dengan hanya empat pertandingan tersisa. "Cagliari bermain agresif dan intens sejak awal, dan kami membuat kesalahan bodoh yang membuat mereka mencetak gol ketiga," jelas Palladino. Dia juga memuji Elia Caprile, kiper Cagliari, yang menurutnya tampil luar biasa dan menjadi penentu kemenangan tuan rumah.

Dalam upaya mengubah jalannya pertandingan, Palladino mencoba menduetkan Scamacca dan Nikola Krstovic di babak kedua. "Ini adalah opsi untuk pertandingan tertentu, terutama ketika kami harus memenangkan banyak duel individu," ujar Palladino mengenai strateginya.

Meski telah melakukan perubahan besar sejak menggantikan Ivan Juric pada pertengahan November, Palladino tampaknya hanya mampu membawa Atalanta finis di posisi ketujuh. "Sejak saya tiba, kami telah menempuh perjalanan panjang dari posisi ke-13 hingga mampu bersaing untuk tempat di Eropa. Namun, usaha besar itu menguras energi kami," ungkapnya.

Palladino juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan yang terbaik bagi Atalanta hingga akhir musim. "Saya senang berada di Atalanta. Saya mencoba melakukan yang terbaik, tanpa terikat kontrak dan uang, dengan ambisi besar untuk klub ini," tutupnya.

Artikel Tag: Atalanta, Raffaele Palladino, Cagliari

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru