Aurelien Tchouameni Kecam Aksi Rasisme Terhadap Vinicius
Aurelien Tchouameni. (Foto: Eric Verhoeven/Soccrates/Getty Images)
Berita Liga Champions: Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, mengomentari aksi rasisme yang dilakukan oleh salah satu pemain Benfica terhadap Vinicius Junior.
Hasil memuaskan berhasil didapatkan oleh Real Madrid pada pertandingan leg 1 babak play-off Liga Champions musim ini. Dalam lawatannya ke markas Benfica di Estadio Da Luz, Rabu (18/2) dini hari WIB, Los Blancos menumbangkan tim tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol kemenangan Madrid pada laga ini dicetak oleh Vinicius Junior pada menit ke-50 setelah mendapatkan umpan dari Kylian Mbappe.
Terlepas dari kemenangan tersebut, Aurelien Tchouameni secara khusus memberikan komentar terkait aksi rasisme yang dilakukan oleh pemain lawan, Gianluca Prestianni, terhadap Vinicius. Saat itu, Prestianni menghampiri Vini dan terlibat perang mulut. Prestianni lantas menutup mulutnya dengan baju dan memanggil bintang asal Brasil itu dengan sebutan 'mono' atau monyet.
"Itu tidak boleh terjadi," ujar Tchouameni seperti dilansir dari laman resmi klub.
"Vini Jr. memberi tahu kami bahwa pria itu memanggilnya monyet sambil menutup mulutnya dengan baju. Kemudian, pria itu mengatakan dia tidak mengatakan apa-apa."
"Pada akhirnya, kami berbicara sebagai tim, dan Vini Jr. kemudian meminta kami agar melanjutkan pertandingan. Saya tidak tahu harus berkata apa sekarang, tetapi kami semua akan berbicara bersama karena hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi."
"Saya mengatakan bahwa jika ada masalah, sebagai tim, kami akan meninggalkan lapangan dan selesai, tetapi kemudian kami semua berdiskusi dan memutuskan untuk keluar dan bermain, dan kami melakukannya."
"Kami memenangkan pertandingan ini, dan sekarang saatnya untuk leg kedua di Bernabeu," pungkasnya.
Artikel Tag: liga champions, Real Madrid, Benfica, Vinicius Junior, Aurelien Tchouameni