Beppe Marotta Menilai Kritik Untuk Alessandro Bastoni Berlebihan
Beppe Marotta
Berita Liga Italia: Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, memberikan pembelaan tegas kepada Alessandro Bastoni menyusul badai kritik yang menerpa sang bek tengah tersebut.
Dalam pernyataannya melalui FCInterNews, Beppe Marotta menilai reaksi media terhadap insiden tersebut sudah sangat berlebihan. Ia menganggap tekanan yang diberikan kepada pemain 26 tahun itu sudah menjurus pada perburuan penyihir.
Alessandro Bastoni menjadi sasaran kecaman setelah dianggap melakukan simulasi yang menyebabkan Pierre Kalulu menerima kartu merah. Meskipun keputusan wasit salah, sang presiden meminta publik untuk melihat kontribusi besar sang pemain.
"Bastoni telah menjadi sasaran perburuan penyihir media yang jauh melampaui insiden itu sendiri," ujar Marotta dengan nada kecewa. Ia juga mengingatkan bahwa sang bek merupakan aset berharga bagi tim nasional Italia.
"Kita sedang menghadapi kesalahan seorang pemain muda, tapi siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan? Diving adalah tindakan yang sudah ada sejak 1950-an.”
Marotta juga menyentil kegagalan tim meraih gelar scudetto musim lalu yang dianggapnya akibat kesalahan wasit. Ia merujuk pada beberapa insiden penting yang merugikan klub asuhan pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tersebut.
Petinggi il biscione itu juga mengingatkan kembali memori tahun 2021 saat melawan Juventus. Ia menyebut nama Juan Cuadrado yang melakukan simulasi jelas untuk mendapatkan penalti yang menguntungkan klub asal kota Turin tersebut.
“Mengenai diving, saya ingin menyebutkan insiden kecil dari Juventus-Inter 2021. Juventus mendapat penalti karena simulasi jelas oleh Juan Cuadrado,"
Artikel Tag: Inter Milan, beppe marotta, Alessandro Bastoni