Kanal

Carlos Queiroz Mundur dari Kursi Pelatih Ghana usai Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
06 Jul 2026, 08:30 WIB

Carlos Queiroz tinggalkan Ghana setelah gagal bawa Senegal ke perempat final Piala Dunia 2026. (Foto: Michael Regan - FIFA/FIFA via Getty Images)

Berita Sepak Bola: Carlos Queiroz resmi mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional Ghana setelah Black Stars tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih asal Portugal itu mengakhiri masa tugasnya beberapa hari setelah Ghana kalah 0-1 dari Kolombia pada Sabtu (4/7/2026) di Arrowhead Stadium, Kansas City.

Carlos Queiroz hanya menangani Ghana selama sekitar 11 pekan sejak ditunjuk pada April 2026. Ia gagal mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak dua tahun karena syarat membawa Black Stars mencapai perempat final Piala Dunia tidak terpenuhi.

Dalam pesan perpisahan yang ditujukan kepada masyarakat Ghana, Queiroz mengaku bangga dengan perjalanan timnya meski hasil akhirnya belum sesuai harapan. Menurutnya, kegagalan harus menjadi pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik.

"Sepak bola, seperti kehidupan, mengajarkan satu pelajaran yang abadi: Anda bisa menang atau belajar. Saya meninggalkan perjalanan ini dengan bangga atas apa yang telah kami capai, tetapi juga dengan ketidakpuasan yang sehat dari seseorang yang selalu menginginkan lebih. Mencapai level yang lebih tinggi seharusnya bukan menjadi tujuan akhir, melainkan awal dari ambisi yang lebih besar," ujar Queiroz.

Pelatih berusia 73 tahun itu menegaskan masa depan Black Stars tidak hanya ditentukan oleh performa di lapangan. Ia berharap Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi para pemain.

"Masa depan Black Stars tidak akan dibangun hanya di atas lapangan. Kesuksesan tim nasional harus dimulai dari luar lapangan dengan menciptakan lingkungan terbaik untuk mempersiapkan, melindungi, dan mengembangkan talenta luar biasa yang dimiliki Ghana," katanya.

Queiroz juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen. Meski tidak mampu membawa Ghana melangkah lebih jauh, ia merasa timnya telah mengembalikan kehormatan dan kredibilitas Black Stars di panggung sepak bola dunia.

"Kepada para suporter, kami memang belum bisa memberikan kepuasan penuh dari sisi hasil, tetapi kami bisa mengatakan dengan bangga bahwa kami telah menghormati warna kebesaran Ghana dan mengembalikan rasa hormat serta kredibilitas Black Stars di panggung sepak bola terbesar. Terima kasih, Ghana. Perjalanan sesungguhnya dimulai sekarang, menuju masa depan," tuturnya.

Queiroz memimpin Ghana dalam lima pertandingan dengan catatan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Di Piala Dunia 2026, Ghana lolos dari Grup L sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik sebelum akhirnya dihentikan Kolombia melalui gol cepat Jhon Arias.

Sepeninggal Carlos Queiroz, Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) diperkirakan segera mencari pelatih baru. Black Stars dijadwalkan kembali bertanding pada September mendatang saat menghadapi Pantai Gading dalam babak kualifikasi Piala Afrika 2027.

Artikel Tag: Piala Dunia, Ghana, Piala Dunia 2026, carlos queiroz

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru