Cedera Fabian Schar Paksa Newcastle Siaga Aktif di Bursa Januari
Bek Newcastle United, Fabian Schar. (Foto: Alex Dodd - CameraSport via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Newcastle United berada dalam posisi siaga penuh di bursa transfer Januari menyusul cedera serius yang dialami Fabian Schar, yang dipastikan akan menepi hingga sekitar tiga bulan ke depan. Situasi ini membuat manajer Eddie Howe kekurangan opsi di lini belakang dan membuka peluang klub untuk segera bergerak di pasar pemain.
Fabian Schar harus menjalani operasi pergelangan kaki, sementara Tino Livramento juga mengalami cedera hamstring. Kombinasi dua masalah ini membuat Newcastle United kini hanya memiliki empat bek senior yang benar-benar fit, yakni Lewis Hall, Sven Botman, Kieran Trippier, dan Malick Thiaw.
Kondisi semakin rumit karena Dan Burn masih dalam tahap pemulihan dari paru-paru bocor dan tulang rusuk retak, sedangkan Jamaal Lascelles belum tersedia dan masuk daftar pemain yang bisa meninggalkan klub bulan ini. Dari empat bek yang tersisa, tiga di antaranya juga memiliki riwayat cedera dalam 12 bulan terakhir.
Memberikan pembaruan soal kondisi Fabian Schar, Eddie Howe memastikan operasi sang bek berjalan lancar, namun masa pemulihan tidak singkat. “Dia menjalani operasi dengan sukses kemarin, itu kabar yang sangat baik. Semuanya berjalan sesuai rencana,” kata Howe.
“Sulit memberi kepastian, tapi kira-kira sekitar tiga bulan akan menjadi diagnosis yang kami targetkan. Jika bisa lebih cepat tentu lebih bagus, tapi ini cedera yang cukup serius dan kami harus memberi Fabian waktu untuk pulih,” lanjutnya.
Sejak awal Januari, Howe memang menegaskan bahwa aktivitas transfer Newcastle sangat bergantung pada situasi cedera. Dengan absennya Schar dan Livramento dalam jangka panjang, peluang mendatangkan bek baru kini semakin terbuka, meski sang manajer menyebut situasinya masih dinamis.
“Saya pikir situasinya sangat cair saat ini. Kami masih berada dalam pola menunggu dan mengamati,” ujar Howe. “Semua opsi terbuka bagi kami. Kami akan mencoba mengambil keputusan yang tepat secara kolektif. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan: aktivitas musim panas, aktivitas Januari, nilai transfer, dan apakah pemain yang tepat benar-benar tersedia,” tambahnya.
Saat ditanya apakah cedera Schar akan memaksa Newcastle untuk segera bergerak di bursa transfer, Howe tidak menutup kemungkinan tersebut. “Ya, mungkin saja. Tentu kami berharap Dan Burn bisa segera kembali, itu akan menjadi dorongan besar bagi kami dalam waktu dekat,” jelasnya.
“Namun kami juga harus mempertimbangkan jumlah pertandingan yang akan kami jalani dan kemungkinan cedera lain. Itu sulit diprediksi, jadi kami harus siap untuk bertindak. Saya tahu banyak pekerjaan sedang dilakukan untuk itu,” tegas Howe.
Dari sisi finansial, Newcastle diyakini memiliki dana untuk dibelanjakan, meski tetap berhati-hati terhadap aturan Profit & Sustainability Rules (PSR). Klub sebelumnya mencatatkan rekor penjualan pemain Premier League setelah melepas Alexander Isak ke Liverpool senilai £130 juta, meski pengeluaran transfer musim panas juga mencapai sekitar £250 juta.
Howe menekankan bahwa kondisi keuangan klub bersifat dinamis. “Saya tidak berpikir ada sebuah ‘pot uang’ yang berdiri di sana. PSR terus bergerak dan berubah tergantung pada pemasukan kami,” jelasnya.
“Banyak hal memengaruhi pendapatan kami, apakah kami bermain di Liga Champions atau seberapa sukses musim kami. Itu berubah setiap hari, jadi kami harus terus menyesuaikan diri,” sambungnya.
Ia menutup dengan menegaskan komitmen klub. “Yang bisa saya pastikan, jika memang ada uang untuk dibelanjakan, klub siap melakukannya. Tidak ada yang menahan apa pun, tapi tentu kami harus patuh pada aturan dan kami tahu betapa pentingnya hal itu.”
Artikel Tag: Fabian Schar, Eddie Howe, Newcastle United