Cerita di Balik Kepergian Ange-Yoan Bonny dari Parma ke Inter Terungkap
Aksi Ange-Yoan Bonny saat Inter Milan menghadapi Torino di Stadion U-Power pada 4 Februari 2026. (Foto: Alberto Gandolfo/BSR Agency/Getty Images)
Berita Transfer: CEO Parma, Federico Cherubini, mengungkap alasan kenapa pihaknya memutuskan untuk melepas Ange-Yoan Bonny ke Inter Milan di musim panas tahun lalu.
Inter Milan saat ini tengah memasuki fase di mana mereka memiliki keinginan untuk meremajakan tim. Salah satu bukti nyata dari keinginan Inter tersebut adalah mendatangkan Ange-Yoan Bonny dari Parma pada musim panas tahun lalu.
Penyerang berusia 22 tahun tersebut didatangkan oleh Inter dengan biaya transfer senilai 25 juta Euro dengan tambahan bonus sekitar 2 juta Euro dan mendapatkan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030 mendatang. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, namun Bonny mulai menunjukkan dampaknya bagi Inter. Hingga saat ini ia telah tampil sebanyak 29 kali di semua kompetisi dengan sumbangan 7 gol dan 6 assist.
Belakangan, Federico Cherubini kembali membahas terkait proses kepindahan Bonny ke Inter. Cherubini mengakui bahwa pihaknya terpaksa melepas Bonny ke Nerazzurri karena atas permintaan sang pemain sendiri.
"Mempertahankan pemain terbaik Anda di bulan Januari bergantung pada kemauan para pemain dan seberapa kuat klub untuk mempertahankan mereka," ujar Cherubini seperti dilansir dari SempreInter
"Beberapa ada yang menanyakan ketersediaan mereka di awal tahu ini, tetapi tidak satu pun dari mereka yang menunjukkan keinginan untuk meninggalkan Parma sekarang."
"Pada bulan Januari tahun lalu kami menghadapi situasi serupa dengan Bonny. Kami meminta Ange-Yoan untuk tetap bersama kami hingga akhir musim, dengan jaminan bahwa jika ada kesempatan, kami akan mendukung jalannya. Dan itulah yang terjadi."
Komentar Cherubini menggarisbawahi bagaimana pihaknya selalu berupaya menyeimbangkan kebutuhan olahraga mereka dengan ambisi seorang striker muda yang secara luas dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di Prancis.
Bagi Inter, kedatangan Bonny pada akhirnya merupakan investasi jangka panjang untuk lini serang mereka. Bagi Gialloblu, kesepakatan itu adalah puncak dari proses yang dikelola dengan cermat yang memastikan klub mempertahankan pemain tersebut ketika dibutuhkan, sebelum mengizinkannya untuk mengambil langkah selanjutnya dalam kariernya dengan kesepakatan bersama.
Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Parma, Ange-Yoan Bonny